DPC FKPWK HSS Kembali Panen Jagung, Hasil Memuaskan dan Buka Peluang Ekonomi

DPC FKPWK HSS Kembali Panen Jagung, Hasil Memuaskan dan Buka Peluang Ekonomi

Kandangan, Jukung.co.id – Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Pemuda Wirausaha Kalimantan (FKPWK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali memanen jagung di kawasan Taluk Aman, Sungai Kupang, Kandangan. Panen kali ini menjadi yang ketiga kalinya sejak lahan tersebut digarap.

Sekretaris FKPWK Kandangan, Salman Al Farisi atau yang akrab disapa Gusdur, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang memuaskan. Menurutnya, jagung yang dihasilkan berkualitas baik dengan ukuran yang besar-besar, bahkan sudah diminati oleh pembeli dari warga Dayak Kapuas untuk dijual kembali ke daerah Tamban.

“Alhamdulillah, ini panen yang ketiga kalinya. Jagungnya besar-besar dan sudah ada pembeli dari warga Dayak Kapuas yang berencana menjualnya kembali ke Tamban,” ungkapnya, Jumat (22/082025).

Ketua Umum DPP FKPWK Kalimantan Selatan, Adv. Rachmad Fadillah,S.H, memberikan apresiasi kepada DPC FKPWK HSS yang konsisten mengembangkan lahan pertanian jagung. Ia menilai, budi daya jagung yang terus digiatkan dapat memberi dampak positif bagi peningkatan perekonomian sekaligus kemajuan organisasi.

“Kami sangat mengapresiasi DPC HSS yang terus berusaha mengembangkan lahan untuk ditanami jagung. Jika terus dikelola, budi daya ini bisa memberikan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat sekaligus memajukan organisasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pembina DPP FKPWK Kalsel, H. Junaidi, yang melihat pemanfaatan lahan jagung ini sebagai peluang bisnis yang prospektif. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan agar hasil panen semakin meningkat dari waktu ke waktu.

“Pemanfaatan lahan ini menjadi peluang bisnis yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya singkat.

Hasil panen yang terus memuaskan ini, kegiatan budi daya jagung oleh FKPWK HSS menunjukkan, sektor pertanian bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi sekaligus wadah pemberdayaan bagi anggota organisasi dan masyarakat sekitar.(HNG/JCI).

Exit mobile version