Laba PAM Bandarmasih Meningkat pada 2025, Opini WTP Bertahan Selawas 25 Tahun Berturut-turut

Laba PAM Bandarmasih Meningkat pada 2025, Opini WTP Bertahan Selawas 25 Tahun Berturut-turut

Banjarmasin, Jukung.co.id – Perusahaan Banyu Minum  Bandarmasih kembali membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan hasil audit, perusahaan mencatat laba bersih sebesar sekitar Rp50,4 miliar, meningkat lebih dari Rp4 miliar dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp46,6 miliar.

Capaian tersebut dipaparkan Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi dalam ekspose neraca komparatif hasil audit per 31 Desember 2024 wan 31 Desember 2025 yang digelar di Aula PAM Bandarmasih, Jalan A.Yani Pal 2,5, Banjarmasin Timur, jelang kamarian Selasa (30/06/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Operasional, Irwan Firmana, Direktur Umum wan Pemasaran, Yulia Riana Sari, serta Ketua Dewan Komisaris, Edy Wibowo.

Zulbadi mengatakan peningkatan laba menjadi indikator bila kinerja perusahaan terus bergerak ke arah yang lebih baik. Selain mencatat pertumbuhan keuntungan, laporan keuangan PAM Bandarmasih kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor independen. Prestasi tersebut menjadi pencapaian istimewa karena berhasil dipertahankan selawas 25 tahun berturut-turut sejak 2001.

Menurutnya, konsistensi mempertahankan opini WTP merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang transparan, akuntabel, wan berkelanjutan.

Zulbadi menjelaskan, peningkatan laba perusahaan didorong oleh beberapa faktor, di antaranya bertambahnya jumlah pelanggan, meningkatnya pendapatan nonair, serta keberhasilan perusahaan melakukan efisiensi pada berbagai komponen biaya operasional.

Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sabarataan jajaran perusahaan yang terus berupaya meningkatkan produktivitas sekaligus mengendalikan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Audit laporan keuangan tahun buku 2025 dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Sukardi Hasan wan Rekan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP). Hasil audit menyatakan laporan keuangan PAM Bandarmasih memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Kada hanya itu, berdasarkan evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) banyu minum sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri, PAM Bandarmasih kembali memperoleh predikat Baik. Sementara berdasarkan penilaian Kementerian Pekerjaan Umum wan Perumahan Rakyat (PUPR), perusahaan kembali meraih predikat Sehat.

Ketua Dewan Komisaris PAM Bandarmasih, Edy Wibowo menilai berbagai capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan matan tahun ke tahun. Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian, terutama percepatan program penggantian jaringan pipa yang telah berusia tua.

Menurut Edy Wibowo, modernisasi jaringan distribusi menjadi salah satu kunci gasan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperbesar potensi pendapatan perusahaan di masa mendatang.

Ia menegaskan peningkatan pendapatan kada cukup hanya mengandalkan pertumbuhan pelanggan, tetapi juga harus diimbangi dengan pelayanan yang semakin baik. Karena itu, evaluasi wan pembenahan akan terus dilakukan secara bertahap agar PAM Bandarmasih mampu mempertahankan kinerja positif sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan. (EPW/JCI).

Exit mobile version