Banjarmasin, Jukung.co.id – Komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini kembali diwujudkan melalui kolaborasi bersama dunia usaha wan lembaga sosial. Empat anak matan keluarga kurang mampu di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, menerima bantuan biaya pendidikan wan perlengkapan sekolah sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap dapat mengenyam pendidikan.
Bantuan diserahkan Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, didampingi Bunda PAUD Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalistiana Indah Puspa Sari, Bunda PAUD Kelurahan Sungai Baru, Zelia Hadist, serta perwakilan Yayasan Sahabat Borneo Berbagi, Galaxy Hotel Banjarmasin, wan Fave Hotel Banjarmasin, di Aula Kantor Kelurahan Sungai Baru, Jalan Ahmad Yani Paal 2,5, Banjarmasin Tengah, jelang kamarian Selasa (07/07/2026).
Dalam program tersebut, CSR Galaxy Hotel Banjarmasin memberikan bantuan pendidikan masing-masing sebesar Rp800 ribu kepada Muhammad Adillah wan Muhammad Al Muhajir. Sementara CSR Fave Hotel Banjarmasin menyalurkan bantuan masing-masing sebesar Rp500 ribu kepada Nadira Suci Ramadania wan Aliando Sandri. Selain itu, Yayasan Sahabat Borneo Berbagi juga menyerahkan empat paket perlengkapan sekolah berupa tas wan buku.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pendidikan anak. Kami ingin memastikan kadada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya lantaran kendala biaya. Kolaborasi nangkaya ini menjadi bukti jika sabarataan pihak bergandengan tangan, manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ujar Neli Listriani.
Ia menjelaskan, sabarataan penerima bantuan telah melalui proses pendataan oleh Bunda PAUD Kelurahan Sungai Baru sehingga penyaluran bantuan bujur-bujur tepat sasaran. Ke depan, program serupa akan diperluas ke kelurahan lain di lima kecamatan di Banjarmasin sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar 13 tahun.
“Kami akan mendorong kelurahan lain di Kecamatan Banjarmasin Tengah untuk melakukan gerakan serupa. Pendataan kakanakan yang membutuhkan akan dilakukan bersama PKK agar bantuan bujur-bujur diberikan kepada mereka yang berhak,” ucapnya.
“Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama gasan memperoleh pendidikan. Dukungan buhan pelaku usaha wan Yayasan Sahabat Borneo menjadi bukti bila kepedulian terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui kerja sama yang baik,” ujarnya.
“Program CSR ini akan terus kami jalankan. Sebelumnya kami juga berkontribusi dalam program penanganan stunting, wan kini kami mendukung pendidikan anak usia dini sebagai investasi jangka panjang gasan masa depan Banjarmasin,” ungkapnya.
Program ini menjadikan Kelurahan Sungai Baru sebagai kelurahan pertama di Banjarmasin yang menginisiasi bantuan pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, wan lembaga sosial. Model kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi gasan kelurahan lain dalam memperkuat kepedulian terhadap pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. (HNG/JCI).
