Gubernur Kalsel Lantik Dewan Komisaris Baru Bank Kalsel, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Peran Strategis Bank Daerah

Gubernur Kalsel Lantik Dewan Komisaris Baru Bank Kalsel, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Peran Strategis Bank Daerah

Banjarbaru, Jukung.co.id — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi melantik empat anggota Dewan Komisaris baru PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda) atau Bank Kalsel. Pelantikan ini menjadi bagian penting dari langkah strategis perusahaan dalam mempertahankan Tingkat Kesehatan Bank pada peringkat Sehat serta memperkuat keberlanjutan peran strategis Bank Kalsel dalam pembangunan ekonomi daerah.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan pada 13 Maret 2025, di mana para pemegang saham menyetujui pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisaris sebelumnya, yakni Hatmansyah (Komisaris Utama Independen), Syahrituah Siregar (Komisaris Independen), dan Rizal Akbar Sarupi (Komisaris).

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan, serta dituangkan dalam Akta Penetapan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Perseroda) Nomor 04 tanggal 11 Juli 2025, berikut susunan Dewan Komisaris Bank Kalsel periode 2025–2030 yang resmi dilantik:

  • Subhan Nor Yaumil– Komisaris Utama Non-Independen
  • Riza Aulia– Komisaris Independen
  • Karmila Muhidin– Komisaris Non-Independen
  • Widya Ais Sahla– Komisaris Independen

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (14/07/2025), dan bersamaan dengan pelantikan Sekretaris Daerah serta Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh para Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Kepala Dinas Provinsi, perwakilan OJK, Bank Indonesia, jajaran Direksi Bank Kalsel, serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, dan media.

Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa jabatan Dewan Komisaris merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, komitmen, dan integritas. Ia menekankan pentingnya peran Dewan Komisaris sebagai pengawas untuk memastikan Bank Kalsel berjalan di jalur yang sehat, profesional, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

“Tugas Dewan Komisaris tidak hanya mengawasi kinerja keuangan, namun juga memastikan Bank Kalsel menjadi institusi yang mendukung UMKM, memperluas akses keuangan, serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan optimisme bahwa sinergi antara Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh pemangku kepentingan akan membawa Bank Kalsel menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin kuat dan terpercaya.

Komisaris Utama Non-Independen Subhan Nor Yaumil, yang mewakili rekan-rekan Dewan Komisaris lainnya, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh para pemegang saham. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas pengawasan secara optimal demi kemajuan Bank Kalsel.

Kami percaya bahwa menjaga integritas dan transparansi dalam setiap proses pengambilan keputusan adalah kunci utama untuk memperkuat posisi Bank Kalsel sebagai lembaga keuangan daerah yang berdaya saing tinggi, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyambut baik pelantikan empat Dewan Komisaris baru. Ia menilai komposisi yang terdiri dari latar belakang beragam ini adalah kekuatan tersendiri dalam memajukan Bank Kalsel sebagai milik daerah.

“Empat komisaris baru ini membawa perspektif dan keahlian yang berbeda, yang akan memperkuat pengawasan dan pengambilan kebijakan di tingkat strategis. Ini adalah formasi yang ideal,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh jajaran direksi dan pegawai Bank Kalsel memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru ini. Harapannya, pengurus baru ini mampu membawa perubahan positif yang signifikan sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Selatan: “Bekerja Bersama Merangkul Semua.” Pungkasnya. (Rilis/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *