Kada Sekedar Belajar di Kelas, Mahasiswa Poliban “Bedah” Langsung Sistem Pajak Modern di DJP Kalselteng

Kada Sekedar Belajar di Kelas, Mahasiswa Poliban “Bedah” Langsung Sistem Pajak Modern di DJP Kalselteng

Banjarmasin, Jukung.co.id – Upaya meningkatkan literasi perpajakan di kalangan generasi muda terus diperkuat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalimantan Selatan wan Tengah melalui berbagai program edukasi. Salah satunya diwujudkan lewat kegiatan office tour bertajuk “Insight on Site” yang diikuti mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kanwil DJP Kalimantan Selatan wan Tengah ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia perpajakan, mulai dari sistem administrasi perpajakan modern, transformasi digital pelayanan pajak, hingga peran strategis Direktorat Jenderal Pajak dalam menopang penerimaan negara.

Program ini disambut antusias oleh puluhan mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin yang berkesempatan melihat secara langsung aktivitas pelayanan perpajakan wan memperoleh pemahaman praktis yang selawas ini hanya dipelajari secara teoritis di ruang kelas.

Ketua Program Studi Akuntansi Politeknik Negeri Banjarmasin, Nailiya Nikmah, S.Pd., M.Pd., MCE., S.Ak., menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Kanwil DJP Kalselteng kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di lingkungan kerja instansi perpajakan.

Menurutnya, kegiatan nangkaya ini menjadi momentum penting gasan mahasiswa untuk memperluas wawasan wan membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai praktik perpajakan di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kanwil DJP Kalimantan Selatan wan Tengah yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin untuk belajar wan mengenal dunia perpajakan secara lebih dekat. Kegiatan nangkaya ini merupakan kesempatan yang sangat berharga,” ujarnya, baisukan Rabu (20/052026).

Ia juga memberikan apresiasi kepada Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi yang kembali menggagas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kada sabarataan jurusan maupun institusi pendidikan memiliki kesempatan serupa saban tahunnya, sehingga momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan mereka.

“Saya juga mengapresiasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi yang telah kembali menyelenggarakan kegiatan ini. Ini adalah kesempatan yang sangat baik gasan mahasiswa untuk belajar langsung matan praktisi di lapangan,” tambahnya.

Nailiya Nikmah berharap buhan mahasiswa dapat aktif menggali informasi matan buhan narasumber, memanfaatkan sesi diskusi secara maksimal, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal penting dalam pengembangan kompetensi akademik maupun profesional di masa depan.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, wan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Kanwil DJP Kalimantan Selatan wan Tengah, Moch. Luqman Hakim, menyambut baik kunjungan edukatif tersebut.

Ia menilai kegiatan office tour semacam ini merupakan langkah strategis dalam memperkenalkan dunia perpajakan kepada generasi muda secara lebih nyata wan aplikatif.

“Selamat datang wan selamat belajar banyak dari kegiatan ini. Hal-hal yang selawas ini mungkin hanya dilihat melalui media sosial, hari ini dapat dipelajari secara langsung. Kami berharap buhan mahasiswa dapat aktif bertanya, berdiskusi, wan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan materi matan Tim Penyuluh Kanwil DJP Kalimantan Selatan wan Tengah, Edi Darmawan wan Bayyu Santoso.

Keduanya menjelaskan secara komprehensif mengenai struktur wan fungsi Direktorat Jenderal Pajak, peran vital pajak dalam pembangunan nasional, berbagai jenis pajak, hingga perkembangan terbaru administrasi perpajakan modern melalui implementasi Coretax.

Penjelasan mengenai Coretax menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta.

Mahasiswa diperkenalkan pada sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi digital yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi layanan, transparansi proses perpajakan, serta mempermudah kepatuhan wajib pajak.

Selain itu, mahasiswa juga diajak memahami pentingnya membangun kesadaran pajak sejak dini sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara dalam mendukung pembangunan nasional.

Kada hanya memperoleh teori, peserta juga mendapat gambaran langsung mengenai lingkungan kerja di DJP serta proses administrasi perpajakan yang wayahini telah terintegrasi dengan sistem digital modern.

Suasana diskusi berlangsung interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait mekanisme perpajakan, implementasi teknologi digital, hingga peluang karier di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan kada hanya memahami konsep perpajakan secara akademis, tetapi juga mampu melihat relevansi langsung antara teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan.

Kegiatan “Insight on Site” juga menjadi bagian dari komitmen Kanwil DJP Kalimantan Selatan wan Tengah untuk terus memperluas kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam rangka meningkatkan literasi perpajakan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dengan pemahaman yang semakin baik mengenai sistem perpajakan modern wan transformasi digital yang terus berkembang, generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mendorong tumbuhnya kesadaran pajak di tengah warga.

Kanwil DJP Kalselteng menegaskan akan terus membuka ruang edukasi wan kolaborasi serupa di masa mendatang sebagai upaya membangun budaya sadar pajak sejak dini demi mendukung pembangunan bangsa yang berkelanjutan. (DJP/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *