Banjarmasin, Jukung.co.id — Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Thamrin, menyampaikan bahwa pemulangan jamaah haji Kloter 1 asal Kota Banjarmasin akan dilakukan pada 15 Juni 2025 pukul 02.15 WITA.
“Sesuai dengan jadwal pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Embarkasi Banjarmasin, Kloter 1 asal Kota Banjarmasin dijadwalkan tiba pada tanggal 15 Juni 2025 pukul 02.15 dini hari. Kami telah menyiapkan seluruh rangkaian penyambutan dan pengamanan untuk menjamin kelancaran proses kepulangan,” ujar Muhammad Thamrin yang juga Kepala Kantor Kemenag Kalimantan Selatan, Selasa (10/06/2025).
Muhammad Thamrin menyebutkan bahwa total jamaah haji yang diberangkatkan dari Embarkasi Banjarmasin tahun ini berjumlah 5.502 orang, terdiri dari 5.450 jamaah haji dan 52 petugas kloter. Adapun rinciannya yaitu 3.841 jamaah berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan, dan 1.609 jamaah dari Provinsi Kalimantan Tengah, yang terbagi dalam 13 kloter.
PPIH Debarkasi Banjarmasin telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan khusus dan prosedur operasional standar tambahan selawas fase pemulangan jamaah haji tahun 2025, khususnya di bidang kesehatan.
“Setibanya di Asrama Haji Banjarmasin, jamaah akan diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermal scanner dan thermal gun oleh petugas kesehatan. Bagi yang menunjukkan gejala demam atau penyakit menular akan langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan dan tes antigen,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun tidak diberlakukan masa karantina, jamaah tetap diimbau untuk melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri selawas 21 hari setelah kepulangan ke daerah masing-masing.

Selain pengawasan kesehatan, pengawasan dokumen dan barang bawaan juga diperketat. Imigrasi Banjarmasin turut ambil peran dalam memastikan proses ini berjalan lancar.
“Pihak Imigrasi bersama Tim PPIH Debarkasi akan memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, khususnya paspor, serta penerapan SOP barang bawaan. Kami ingin semua proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
PPIH Debarkasi Banjarmasin juga memberikan fokus khusus pada jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
“Kami siapkan tim medis khusus dan armada ambulans untuk menangani jamaah yang tergolong prioritas, seperti lansia berisiko tinggi, penyandang disabilitas, dan jamaah yang memerlukan perawatan medis,” ujarnya.
Untuk proses kepulangan dari Asrama Haji Banjarmasin ke kabupaten/kota masing-masing, Muhammad Thamrin menjelaskan bahwa sepenuhnya akan diatur oleh panitia daerah.
“Teknis kepulangan dari Asrama Haji ke daerah menjadi kewenangan petugas kabupaten/kota. Begitu juga dengan pengangkutan koper atau bagasi jamaah akan diserahterimakan oleh panitia daerah di lokasi masing-masing,” ucapnya.
Banyu Zam-Zam untuk jamaah telah didistribusikan lebih awal ke daerah masing-masing sejak tanggal 1 hingga 10 Juni 2025, wayah jamaah masih berada di Arab Saudi.
Muhammad Thamrin mengimbau kepada keluarga jamaah haji untuk tidak menjemput langsung ke bandara atau Asrama Haji.
“Kami mohon kerja sama keluarga jamaah untuk tidak menjemput langsung ke Asrama Haji atau bandara. Asrama Haji termasuk dalam area bandara internasional, sehingga berlaku ketentuan penerbangan internasional. Ini demi kenyamanan dan keamanan jamaah yang baru saja menunaikan ibadah haji,” tegasnya.
PPIH Debarkasi Banjarmasin berharap seluruh proses kepulangan jamaah haji tahun ini dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sehat, serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah yang telah menyelesaikan ibadah haji.(HNG/JCI).












