Banjarmasin, Jukung.co.id – Saurang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin menjadi korban tabrak lari wayah menjalankan tugas menyapu jalan di kawasan Jalan Brigjen Hasan Basri, tepatnya di seberang SPBU Pertamina Kayutangi Ujung, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Korban diketahui bernama Dewi Fitriani (44), warga Jalan Cemara Gang Akasia 3, Kelurahan Sungai Miai. Peristiwa itu terjadi pada dini hari Selasa (30/06/2026) sekitar pukul 05.00 Wita, ketika korban tengah membersihkan ruas jalan sebagaimana rutinitasnya saban baisukan.
Kepala Bidang Kebersihan wan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, menjelaskan Dewi Fitriani merupakan petugas kebersihan berstatus pekerja lepas yang mulai bergabung sejak Januari 2026. Ia menggantikan ibunya yang kada lagi mampu bekerja karena faktor usia.
“Iya, korban memang merupakan petugas kebersihan. Baru bergabung bersama kami sejak Januari lalu sebagai pekerja lepas menggantikan mamanya yang sudah lanjut usia,” ujarnya, tengah hari Kamis (02/07/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban wayah itu sedang menyapu di tepi jalan ketika sebuah mobil yang melaju matan arah Jumbatan Sungai Alalak diduga melintas dengan kecepatan tinggi. Kendaraan tersebut kemudian menabrak korban sebelum meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan.
DLH Kota Banjarmasin juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, aparat disebut telah mengantongi identitas pengemudi yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Identitas pelaku sudah dikantongi pihak kepolisian. Sekarang kami tinggal menunggu itikad baik pelaku untuk menyerahkan diri atau dilakukan tindakan sesuai prosedur hukum,” tegasnya.
Di balik pekerjaannya sebagai petugas kebersihan, Dewi Fitriani juga menjadi tulang punggung keluarga. Ia membesarkan tiga urang anak, dua di antaranya sedang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta melalui jalur beasiswa prestasi, sementara anak bungsunya masih duduk di bangku sekolah dasar.
Marzuki mengatakan DLH akan berupaya memberikan pendampingan kepada keluarga korban, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait agar pendidikan anak bungsu Dewi Fitriani tetap dapat berlanjut.
“Kami akan berupaya mencarikan solusi agar pendidikan anak bungsunya tetap dapat berjalan. Untuk itu, kami juga berharap adanya dukungan dari Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
Kasus tabrak lari tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian gasan mengungkap sabarataan rangkaian peristiwa wan menindak pelaku sesuai proses hukum yang berlaku. (EPW/JCI).
