Banjarmasin, Jukung.co.id – Aksi pencurian meter banyu kembali meresahkan warga Banjarmasin. Kali ini, peristiwa menimpa salah saurang pelanggan di kawasan Jalan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat. Korban baru menyadari meter banyu di rumahnya telah raib setelah mendapat informasi dari tetangganya pada dini hari.
Korban bernama Imur mengaku sempat heran ketika tetangganya memberi tahu adanya aliran banyu yang mengucur deras di hadapan rumahnya wayah waktu subuh. Setelah diperiksa, meter banyu yang terpasang di hadapan rumah ternyata sudah kada berada di tempat.
“Awalnya tetangga memberi tahu kalau ada banyu mengalir deras di hadapan rumah kami. Setelah dicek, ternyata meterannya sudah hilang,” ujarnya.
Usai memastikan meter banyunya dicuntan, Imur langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Barat. Di hari yang sama, ia juga mengajukan pengaduan kepada PAM Bandarmasih agar segera dilakukan penanganan.
Menurutnya, kawasan Banjarmasin Selatan masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak. Meski demikian, aksi pencurian meter banyu juga terus bermunculan di sejumlah kawasan lain, termasuk Banjarmasin Barat.
Zulbadi mengatakan, pihaknya bersama aparat kepolisian terus berupaya menekan angka pencurian tersebut. Beberapa waktu lalu, pelaku pencurian meter banyu berhasil diamankan di kawasan Sungai Lulut. Namun, aksi serupa masih terus berulang sehingga membutuhkan kewaspadaan dari sabarataan pelanggan.
“Kasus pencurian meter banyu memang masih terjadi. Beberapa waktu lalu pelaku sempat berhasil ditangkap, tetapi laporan kehilangan masih terus kami terima matan berbagai wilayah.” ujarnya, jelang kamarian Selasa (30/06/2026).
PAM Bandarmasih menghimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap instalasi meter banyu, terutama wayah rumah ditinggalkan dalam waktu lawas. Pelanggan juga disarankan memasang kamera pengawas atau CCTV sebagai langkah pencegahan agar potensi pencurian dapat diminimalkan.
“Kami mengimbau pelanggan agar lebih waspada. Bila memungkinkan, pasang kamera pengawas atau CCTV sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa kada terulang.” pungkasnya. (EPW/JCI).
