Banjarmasin, Jukung.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-11 sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi internal partai menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPD Partai Golkar Banjarmasin, Jalan Perdagangan, Komplek HKSN, Banjarmasin Utara, selawas dua hari, Sabtu hingga Minggu (18–19/04/2026).
Muscam ke-11 ini dihadiri Hasnuryadi Sulaiman selaku Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan. Turut hadir Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) dari lima kecamatan se-Kota Banjarmasin, jajaran pengurus partai, Ketua wan anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Banjarmasin, serta para kader.
Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Hasnuryadi Sulaiman menegaskan target perolehan minimal 12 kursi DPRD yang dicanangkan DPD Partai Golkar Banjarmasin bukanlah hal yang mustahil. Ia menyebut, target tersebut telah melalui perhitungan matang berbasis peta politik yang disusun oleh jajaran partai.
“Target itu realistis wan bisa dicapai, asalkan satu kunci utama dijaga, yaitu soliditas. Persatuan wan kesatuan harus menjadi kekuatan utama kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pesan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menekankan pentingnya kekompakan seluruh kader dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Pak Ketum selalu menekankan Golkar harus solid. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak bersama dalam satu barisan,” tambahnya.
Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Muscam yang dinilai sebagai momentum penting dalam penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Muscam dibagi dalam dua hari untuk menjangkau seluruh kecamatan di Banjarmasin. Pada hari pertama, Muscam digelar untuk Kecamatan Banjarmasin Tengah wan Banjarmasin Barat, sementara hari kedua diikuti Kecamatan Banjarmasin Timur, Selatan, wan Utara.
“Muscam ini menjadi bagian penting dalam mencetak kader-kader yang siap turun langsung ke masyarakat, sekaligus memperkuat basis suara partai,” ujarnya.
Menurut Yuni Abdi Nur Sulaiman, pencapaian target 12 kursi hanya dapat diraih apabila seluruh kader aktif bekerja di lapangan wan mampu merangkul masyarakat secara luas. Ia menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada warga untuk memahami kebutuhan wan persoalan yang dihadapi.
“Kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, dan berupaya memberikan solusi. Dari situ kepercayaan akan tumbuh,” jelasnya.
Muscam ke-11 ini kada hanya menjadi forum organisatoris, tetapi juga wadah konsolidasi politik dalam menyusun strategi pemenangan partai di tingkat akar rumput. Selain pemilihan pengurus kecamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi wan penguatan peran kader dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (HNG/JCI).












