NasDem Kalsel Kritik Pemberitaan Tempo, Minta Klarifikasi wan Tempuh Mekanisme Dewan Pers

NasDem Kalsel Kritik Pemberitaan Tempo, Minta Klarifikasi wan Tempuh Mekanisme Dewan Pers

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pengurus Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan sikap tegas mengecam pemberitaan Tempo edisi 13–16 April 2018 yang dinilai menyudutkan ketua partai wan institusi partai secara keseluruhan. Sikap itu disampaikan usai audiensi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan di Gedung PWI, Jalan Hidayatullah, Banjarmasin Timur, jelang kamarian Rabu (15/05/2026).

Wakil Ketua NasDem Kalsel, Kartoyo, menyebut ada dua pokok keberatan utama. Pertama, konten pemberitaan yang dianggap menyerang pribadi Ketua DPP Partai NasDem, H. Surya Poloh. Kedua, dampaknya yang dinilai merugikan nama baik Partai NasDem sebagai lembaga politik.

“Kami mengecam pemberitaan tersebut wan mengharapkan adanya permintaan maaf dari Tempo. Ini sikap resmi kami dari Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Kartoyo, didampingi Rinjani wan Wakil Ketua NasDem Kalsel, M. Zaini ZA.

Dalam pertemuan itu, M. Zaini juga membacakan pernyataan sikap yang menegaskan bahwa pucuk pimpinan NasDem dinilai bukan sosok pragmatis, melainkan berjiwa nasionalis. Kartoyo menambahkan, NasDem Kalsel merasa memiliki tanggung jawab moral sebagai representasi aspirasi masyarakat, sehingga langkah yang ditempuh bukan semata untuk kepentingan internal partai, tetapi untuk menjaga marwah politik yang sehat di ruang publik.

Kepala Sekretariat NasDem Kalsel, Rinjani, mengatakan sebagai tindak lanjut, ketua partai dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada Jumat ini untuk menyampaikan surat keberatan secara resmi ke Dewan Pers. Pengaduan itu akan ditempuh melalui mekanisme penyelesaian sengketa pers yang berlaku.

“Nanti apa yang kami sampaikan hari ini akan kami teruskan ke Dewan Pers Pusat. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari perbaikan bersama,” ujarnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan wan menjadi ruang diskusi untuk langkah-langkah perbaikan ke depan, tidak hanya terkait persoalan pemberitaan, tetapi juga untuk kepentingan pembangunan Kalimantan Selatan secara lebih luas.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmi, mengapresiasi dialog yang berlangsung terbuka. Ia menyatakan akan meneruskan pernyataan sikap NasDem Kalsel saat dirinya berada di Jakarta.

“Saya kebetulan baisukan Jumat akan ke Dewan Pers wan PWI Pusat. Nanti akan saya sampaikan surat pernyataan sikap dari Partai NasDem ke Dewan Pers,” ujar Zainal Helmi.

NasDem Kalsel berharap polemik ini dapat diselesaikan secara proporsional sesuai koridor etik jurnalistik wan mekanisme yang diatur dalam sistem pers nasional. (RLS/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *