Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melakukan langkah strategis dalam penataan birokrasi dengan melantik wan mengukuhkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), kamarian Kamis (16/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi serta mendorong pelayanan publik yang lebih optimal.
Agenda pelantikan kali ini mencakup sejumlah tahapan penting, mulai dari pengukuhan akibat perubahan nomenklatur, pelantikan pejabat administrator wan pengawas, pengangkatan pejabat fungsional, hingga pengesahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Salah satu poin utama dalam kegiatan tersebut adalah perubahan nomenklatur Badan Kepegawaian wan Diklat (BKD) menjadi Badan Kepegawaian wan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Perubahan ini diharapkan mampu memperkuat fungsi pengembangan kompetensi ASN di lingkungan pemerintah kota.
Sejumlah pejabat turut dilantik wan dikukuhkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Totok Agus Daryanto yang kembali dipercaya memimpin BKPSDM. Selain itu, terdapat ngaran-ngaran lain nangkaya Hendra di Sekretariat Satpol PP, Yul Poliatma Rachmanu di bidang penanaman modal, serta Ariffian Noor Subhani di bidang SMP Dinas Pendidikan.
Penataan jua menyasar berbagai instansi lain, termasuk Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, Dinas PUPR, hingga Diskominfo yang mengalami penyesuaian struktur jabatan gasan meningkatkan efektivitas kerja.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menegaskan pelantikan ini kada sekedar rutinitas administratif, melainkan bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi.
“Tinggalkan pola lawas yang kada produktif. Birokrasi harus lebih cepat, lebih responsif, wan lebih dekat dengan warga,” tegasnya.
Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan kada hanya formalitas, tetapi komitmen moral yang harus diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata. Ia jua menyoroti pentingnya kemampuan ASN dalam beradaptasi terhadap perubahan, terutama di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Kepala BKPSDM Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menjelaskan pelantikan ini merupakan bagian dari penataan organisasi agar lebih efektif wan efisien.
“Hari ini ada dua agenda besar, yaitu pengukuhan wan pelantikan. Penyesuaian nomenklatur serta perubahan struktur dilakukan gasan meningkatkan efektivitas organisasi,” ujarnya.
Ia jua memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan wali kota terkait percepatan pengisian jabatan yang masih kosong, terutama pada posisi strategis.
“Arahan wali kota jelas, begitu rekomendasi turun, kita langsung lanjutkan untuk pemerataan jabatan,” tambahnya.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, salah satunya adalah adanya jabatan strategis yang belum terisi wan masih menunggu proses administrasi lebih lanjut. (EPW/JCI).












