Banjarmasin, Jukung.co.id – Anggota DPRD Banjarmasin matan Fraksi PKB, Deddy Sophian, menggelar kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 yang berlangsung pada 2 hingga 5 April 2026.
Pada titik ketiga, reses dilaksanakan di kawasan Jalan Barito Hulu, Komplek Pelabuhan Perikanan (TPI), RT 029 RW 002, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, baisukan Sabtu (04/04/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, serta sejumlah perwakilan instansi matan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait kondisi infrastruktur yang dinilai belum mendapatkan perhatian optimal. Salah satu keluhan utama adalah kerusakan jalan lingkungan yang telah lawas diusulkan untuk diperbaiki, namun hingga wayahini belum terealisasi.
Warga menyebutkan, perbaikan terakhir dilakukan pada tahun 2019. Karena kondisi jalan semakin memburuk wan mengganggu aktivitas sehari-hari, warga terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya dengan cara urunan.
Selain jalan rusak, persoalan drainase juga menjadi perhatian serius. Warga mengungkapkan gorong-gorong di kawasan tersebut mengalami penyumbatan, sehingga aliran banyu kada berjalan lancar menuju sungai. Bahkan, aliran banyu matan drainase disebut mengalir ke bawah rumah warga tanpa sistem pembuangan yang memadai.
Kondisi tersebut berdampak pada lingkungan sekitar, terutama wayah banyu pasang. Genangan banyu sering terjadi wan merendam kawasan permukiman warga.
Menanggapi hal tersebut, Deddy Sophian menyampaikan persoalan drainase wan infrastruktur menjadi salah satu aspirasi utama yang diserap dalam reses kali ini.
“Banyak warga mengeluhkan sumbatan pada drainase yang menghambat aliran banyu ke sungai. Akibatnya, wayah banyu pasang, kawasan permukiman menjadi tergenang,” ujarnya.
Ia menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut wan mendorong pemerintah kota untuk segera melakukan penanganan, baik melalui perbaikan drainase, gorong-gorong, maupun peningkatan kualitas jalan lingkungan.
Lebih lanjut, Deddy Sophian berharap program pembangunan yang dijalankan pemerintah ke depan dapat lebih merata wan tepat sasaran, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Mulai dari perbaikan infrastruktur nangkaya jalan, jumbatan, hingga pelayanan dasar nangkaya pendidikan wan kesehatan harus bujur-bujur dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi warga dapat menjadi bahan evaluasi wan prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga permasalahan yang dihadapi warga dapat segera ditangani secara berkelanjutan. (HNG/JCI).












