Banjarmasin, Jukung.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya Kalsel akan menggelar Kemah Bakti Seni Budaya di Bukit Batu, Kabupaten Banjar, yang termasuk kawasan Geopark Meratus. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra melalui Kasi Pergelaran UPTD Taman Budaya Kalsel, Isra, menyatakan, “Kemah budaya ini akan melibatkan pelajar SMA dari Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel. Kegiatan tidak hanya berkemah, tetapi juga mengedukasi peserta tentang kesenian dan budaya Banua.”
Isra menjelaskan, kemah ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sekaligus mencintai warisan budaya Banjar. “Kegiatan akan diisi dengan edukasi kesenian, penampilan tari-tarian, serta pertunjukan budaya tradisional,” ujarnya, malam Sabtu (31/10/2025).
Isra menambahkan, kemungkinan Ibu Gubernur Kalsel, Fathul Jannah Mudihin selaku Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel, akan hadir untuk membuka kegiatan. “Kehadiran beliau akan menjadi motivasi bagi peserta dan menekankan pentingnya seni budaya dalam membentuk karakter generasi muda,” jelasnya.
Kemah Bakti Seni Budaya dijadwalkan berlangsung selawas dua hari, 14-15 November 2025 dengan program yang menginspirasi peserta untuk mencintai budaya lokal, peduli lingkungan, dan aktif dalam kegiatan edukatif. “Kami ingin generasi muda tidak hanya menikmati alam, tapi juga memahami nilai-nilai budaya Banua yang terkandung dalam setiap pertunjukan dan kegiatan,” tuturnya.
Selain kemah budaya, Disdikbud Kalsel juga berencana mengadakan kegiatan Perekat Kerukunan Banjar di Jakarta. “Kegiatan yang berlangsung dari 28-30 November ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan dan identitas budaya masyarakat Banjar, baik di dalam maupun luar daerah,” ucapnya.
“Dalam kegiatan ini, kami akan menampilkan Kuda Gipang dan melibatkan Taman Budaya, Bidang Kebudayaan, serta Dinas Pariwisata. Ini bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Banjar di dalam dan luar daerah,” pungkasnya. (HNG/JCI).













