TKTB XXIV di Kalsel Resmi Ditutup, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Yogyakarta

TKTB XXIV di Kalsel Resmi Ditutup, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Yogyakarta

Banjarmasin, Jukung.co.id – Gelaran akbar Temu Karya Taman Budaya (TKTB) se-Indonesia ke-XXIV tahun 2025  di Kalimantan Selatan yang dipusatkan di Kalimantan Selatan resmi berakhir pada malam Rabu (16/09/2025). Ajang tahunan yang mempertemukan para insan seni dan budaya dari berbagai provinsi ini ditutup dengan suasana meriah, penuh apresiasi, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Acara penutupan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel melalui UPTD Taman Budaya Kalsel diwarnai penampilan seni dari sejumlah perwakilan daerah, mulai dari Sulawesi Tenggara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Tengah, hingga tuan rumah Kalimantan Selatan. Ragam tarian, musik, dan pertunjukan khas daerah ditampilkan sebagai simbol persahabatan sekaligus keberagaman budaya Nusantara.

Sebagai bagian dari prosesi resmi, Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, menyerahkan petaka TKTB kepada Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati, yang menandai bila Daerah Istimewa Yogyakarta akan menjadi tuan rumah TKTB ke-XXV pada tahun 2026 mendatang. Momen ini menjadi titik awal estafet penyelenggaraan yang diharapkan semakin memperkuat sinergi antar-Taman Budaya di seluruh Indonesia.

“TKTB bukan hanya panggung pertunjukan seni, tetapi juga forum silaturahmi, pengikat persaudaraan, dan komitmen untuk terus menjaga warisan budaya bangsa. Semoga semangat berkarya yang tercipta di Kalsel ini bisa dibawa pulang sebagai inspirasi,” ungkap Hadeli Rosyaidi dalam sambutannya.

Tidak hanya penyerahan simbolik, Kalsel juga memberikan cenderamata kenang-kenangan kepada seluruh peserta TKTB XXIV. Para delegasi daerah pun membalas dengan mempersembahkan cenderamata bagi tuan rumah, sebagai tanda penghargaan dan persahabatan budaya.

Apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan juga datang dari Ketua Forum Taman Budaya se-Indonesia, Ary Herianto. Menurutnya, kualitas TKTB tahun ini meningkat dibanding edisi sebelumnya, baik dari sisi penampilan maupun penyelenggaraan.

“Penyelenggaraan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Penampilan seni dan budaya para peserta sangat bagus, luar biasa. Kami juga mengapresiasi peran generasi muda yang aktif terlibat, ini menjadi langkah penting agar Taman Budaya menjadi ruang menyenangkan bagi anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, dan belajar,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia mengumumkan sejumlah pemenang lomba yang digelar selawas TKTB XXIV berlangsung. Di antaranya lomba merangkai payung kembang, lomba stand UMKM terbaik dan terfavorit, serta lomba Pawai Budaya Nusantara. Ajang lomba ini tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga membuka ruang kreativitas sekaligus mengangkat potensi lokal dari berbagai daerah.

Gelaran TKTB XXIV di Kalsel diikuti 21 perwakilan Taman Budaya dari berbagai provinsi di Indonesia. Para peserta menampilkan atraksi budaya, pameran karya seni, hingga kolaborasi kreatif yang menggambarkan kekayaan khazanah seni Nusantara. Kehadiran mereka bukan sekadar membawa warna budaya, tetapi juga memperkuat jaringan kerja sama lintas daerah dalam upaya melestarikan seni dan budaya Indonesia.

Dengan berakhirnya TKTB XXIV di Kalimantan Selatan, estafet kini resmi beralih ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Semua pihak berharap gelaran tahun depan akan semakin memperlihatkan dinamika, kreativitas, dan semangat generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya bangsa. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *