Banjarmasin, Jukung.co.id – Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, PAM Bandarmasih terus melakukan peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam menjamin mutu banyu bersih yang didistribusikan kepada masyarakat Banjarmasin. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memastikan seluruh banyu yang disalurkan telah melalui pengujian kualitas di Laboratorium PAM Bandarmasih yang kini resmi mengantongi Sertifikat ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Akreditasi laboratorium dengan standar internasional ISO 17025 tersebut menjadi bukti keseriusan PAM Bandarmasih dalam memenuhi regulasi dan menjamin kualitas banyu minum sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2023 tentang standar baku mutu banyu minum.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi mengatakan, pencapaian sertifikasi ISO 17025 bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, sekaligus memastikan metode pemeriksaan kualitas banyu dilakukan secara profesional, terverifikasi, dan berstandar internasional.
“Melalui sertifikat ISO 17025 ini, kami ingin menjamin bila metode dan cara pemeriksaan banyu yang kami distribusikan kepada masyarakat telah diuji dan diverifikasi melalui laboratorium yang tersertifikasi, serta melaksanakan sistem dan metode sesuai standar ISO,” ujar Zulbadi, Selasa (27/01/2026).
Ia menjelaskan, dengan diperolehnya sertifikat tersebut, laboratorium PAM Bandarmasih kini telah mandiri dan siap melakukan pengujian kualitas banyu secara menyeluruh sesuai ketentuan regulasi kesehatan yang berlaku.
“Yang jelas, saat ini laboratorium kita sudah bersertifikat ISO 17025. Artinya, laboratorium PAM Bandarmasih sudah siap dan mampu melakukan pengujian kualitas banyu sesuai dengan regulasi Permenkes,” lanjutnya.
Zulbadi menegaskan, seluruh banyu yang didistribusikan kepada pelanggan telah melalui proses pengujian laboratorium yang ketat, mencakup unsur kimia, fisika, dan biologi, sehingga banyu yang diterima masyarakat dipastikan aman dan sehat untuk digunakan.
“Kualitas banyu yang kami distribusikan kepada masyarakat telah diuji seluruh parameternya. Unsur kimia, fisika, dan biologinya sudah memenuhi standar Permenkes Tahun 2023,” tegasnya.
Ia juga menepis anggapan bila sertifikasi ISO 17025 hanya sebatas formalitas atau pencitraan semata. Menurutnya, sertifikat tersebut merupakan komitmen nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan banyu bersih kepada masyarakat Banjarmasin.
“Sertifikat ISO ini bukan untuk gaya-gayaan atau main-main, tetapi benar-benar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama terkait kualitas banyu yang kami distribusikan. Artinya, banyu pelanggan sudah melalui uji laboratorium yang terakreditasi,” bebernya.
Selain meningkatkan mutu layanan, keberadaan laboratorium bersertifikat ISO 17025 juga membuka peluang baru bagi PAM Bandarmasih dalam pengembangan unit usaha. Ke depan, laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan untuk melayani uji laboratorium sampel banyu dari pihak eksternal.
“Kami juga melihat peluang ke depan, laboratorium ini bisa menjadi tambahan unit usaha PAM Bandarmasih, dengan menerima uji laboratorium atau sampel dari luar. Saat ini, kami telah memiliki 12 parameter pengujian yang diakui melalui sertifikat ISO 17025,” pungkasnya. (Rilis/JCI).













