Bank Kalsel Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Beregu Gubernur Cup 2025

Bank Kalsel Jadi Tuan Rumah Turnamen Catur Beregu Gubernur Cup 2025

Banjarmasin, Jukung.co.id – Turnamen Catur Beregu Gubernur Cup se-Kalimantan Selatan 2025 resmi dibuka dengan suasana penuh semangat di Kantor Pusat Bank Kalsel, baisukan Ahad (10/08/2025). Turnamen ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-75 sekaligus HUT ke-80 Republik Indonesia.

Sebelum pertandingan resmi dimulai, penonton disuguhkan laga ekshibisi antara Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, melawan perwakilan Dispora Provinsi Kalimantan Selatan, Heru Susmianto. Duel persahabatan tersebut menjadi pembuka yang menghangatkan suasana.Ketua Harian Percasi Kalimantan Selatan, Muhammad Amin, mengapresiasi dukungan Bank Kalsel sebagai sponsor utama sekaligus tuan rumah. “Turnamen ini adalah yang pertama di Kalsel, sehingga kita bisa melihat kekuatan catur dari masing-masing kabupaten/kota yang sebentar lagi juga akan mengikuti Porprov. Terima kasih kepada Bank Kalsel yang sudah mensponsori kegiatan ini,” ujar Amin.

Bank Kalsel sendiri menurunkan dua tim, yang diperkuat pula oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, serta Abizar Gifari dari Kemenkeu Perbendaharaan Negara di Banjarmasin.

Menurut Muhammad Amin, awalnya tercatat 16 regu peserta, namun satu regu dari Hulu Sungai Tengah mengundurkan diri sehingga jumlah akhir menjadi 15 regu atau 12 tim, masing-masing beranggotakan lima pemain.  Sistem pertandingan menggabungkan metode swiss untuk babak penyisihan, dilanjutkan sistem gugur di semifinal.

“Peringkat pertama Pool A akan bertemu peringkat kedua Pool B, begitu pula sebaliknya. Tim pemenang akan berlaga di final untuk memperebutkan juara satu dan dua, sedangkan tim kalah memperebutkan posisi tiga dan empat. Format catur cepat dipilih untuk efisiensi waktu,”tambahnya.

Muhammad Amin berharap turnamen seperti ini terus berlanjut setiap tahun, meski mengakui kendala terbesar adalah mencari sponsor. “Sponsor akan tertarik jika turnamennya berkualitas dan digelar di waktu yang tepat, biasanya akhir pekan. Kalau hari biasa, pegawai negeri atau BUMN sulit ikut,” jelasnya.Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, menuturkan keterlibatan OJK bukan hanya sebatas dukungan formal. “Kami memiliki tanggung jawab sosial, termasuk mengembangkan olahraga seperti catur. Kalau tidak ada yang memulai dan mengurus, catur akan sulit berkembang. Beruntung kita punya Pak Amin yang mau berkomitmen untuk memajukan catur di Kalsel,” ungkapnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Turnamen Catur Beregu Gubernur Cup diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tapi juga meningkatkan prestasi olahraga catur di Kalimantan Selatan. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *