Gerbang Tani Kalsel Gelar Dikbar, Petani dan Nelayan Dapat Bekal Politik Pro-Rakyat

Gerbang Tani Kalsel Gelar Dikbar, Petani dan Nelayan Dapat Bekal Politik Pro-Rakyat

Banjarmasin, Jukung.co.id – Ratusan petani dan nelayan dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan bersemangat mengikuti Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerbang Tani Provinsi Kalimantan Selatan di Kedia 99 Trisakti, Banjarmasin, baisukan Rabu (10/09/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari perwakilan pengurus Gerbang Tani se-Kalsel, dan menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Sekjen DPN Gerbang Tani Billy Ariez, Sekretaris DPW PKB Kalsel H. Hormansyah, Bendahara DPW PKB Kalsel H. Suripno Sumas, SH, MH, serta Ketua DPW Gerbang Tani Kalsel Eko Nur Sujarwo.

Sekjen DPN Gerbang Tani Billy Ariez menekankan pentingnya membekali kaum tani dan nelayan dengan pemahaman politik yang sehat dan berpihak pada rakyat.
“Dikbar ini bukan sekadar forum belajar, tapi juga ruang konsolidasi agar petani dan nelayan memiliki posisi tawar dalam memperjuangkan kepentingan mereka. Politik tidak boleh jauh dari rakyat, apalagi dari petani yang menjadi tulang punggung bangsa,” ujarnya.

Billy Ariez menegaskan, Gerbang Tani ingin memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar pro terhadap sektor pertanian dan kelautan.

Ketua DPW Gerbang Tani Kalsel, Eko Nur Sujarwo, menyampaikan harapannya agar para peserta mampu menjadi kader-kader yang tangguh dan konsisten mengawal kebijakan pangan nasional.
“Dari Dikbar hari ini, kita ingin lahir kader PKB yang mumpuni, yang bisa memperjuangkan pemerataan pupuk murah, ketersediaan pangan terjangkau, dan kesejahteraan petani. Itu sejalan dengan amanat pasal 33 UUD 1945 yang juga menjadi perhatian Presiden Prabowo,” jelasnya.

Sekretaris DPW PKB Kalsel, H. Hormansyah, menilai kegiatan ini sangat tepat dan perlu diperluas. “Sangat baik sekali, ini bentuk nyata kepedulian terhadap petani dan nelayan. InsyaAllah minggu depan kegiatan ini juga akan kembali dilaksanakan dengan peserta yang lebih banyak,” ujarnya.

Kegiatan Dikbar berlangsung sehari penuh dengan sesi materi, diskusi, hingga simulasi. Peserta diajak memahami prinsip dasar politik, peran organisasi tani, hingga strategi memperjuangkan kepentingan masyarakat di parlemen maupun pemerintah.(HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *