Cegah Stunting & Tekan Angka Kematian Ibu! Dinkes Banjarmasin Satukan Tenaga Kesehatan

Cegah Stunting & Tekan Angka Kematian Ibu! Dinkes Banjarmasin Satukan Tenaga Kesehatan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Dinas Kesehatan Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan warga melalui pelaksanaan Pertemuan Koordinasi Puskesmas (PKM) wan jejaring pelayanan Kesehatan Ibu wan Anak (KIA) Tahun 2026.

Kegiatan nang digelar di Aula Lantai 3 Dinas Kesehatan Banjarmasin diikuti oleh berbagai unsur tenaga kesehatan, mulai perwakilan puskesmas, bidan, hingga jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, baisukan Rabu (22/04/2026).

Pertemuan ini menjadi forum strategis gasan memperkuat koordinasi wan kolaborasi lintas layanan kesehatan, sekaligus menyamakan persepsi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan KIA di Banjarmasin.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Yanuar Diansyah, menegaskan kesehatan ibu qan anak masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor kesehatan daerah.

Menurutnya, sejumlah tantangan masih perlu mendapat perhatian serius, nangkaya angka kematian ibu wan bayi, kasus Stunting, serta permasalahan gizi keluarga yang belum sepenuhnya teratasi.

“Permasalahan ini memerlukan penanganan yang serius, terintegrasi, wan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar upaya yang dilakukan dapat berjalan efektif wan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, pentingnya akurasi data juga menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut. Pemanfaatan aplikasi Sigizikesga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pencatatan wan pelaporan data kesehatan secara real-time.

Data yang valid dinilai sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan, khususnya dalam pemantauan kondisi gizi ibu hamil wan balita, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, pemaparan materi terkini, serta sesi berbagi pengalaman antar tenaga kesehatan. Forum tersebut dimanfaatkan peserta gasaan menyampaikan berbagai kendala di lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Banjarmasin berharap sabarataan tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan kompetensi serta memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Dengan kolaborasi nang semakin solid, upaya menekan angka kematian ibu wan bayi, mencegah stunting, serta meningkatkan status gizi warga diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, kuat, wan berkualitas, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *