Rumah Ludes Terbakar, Korban di Kuin Cerucuk Dapat Bantuan Tunai wan Logistik

Rumah Ludes Terbakar, Korban di Kuin Cerucuk Dapat Bantuan Tunai wan Logistik

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Gang Tepian Kali Barito RT 37, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, baisukan Jumat (10/04/2026).

Bantuan diserahkan Asisten I Bidang Pemerintahan wan Kesejahteraan Rakyat Setda Banjarmasin, Lukman Fadlun, didampingi Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Nuryadi, wayah meninjau lokasi terdampak.

Di tengah puing-puing bangunan yang hangus, pemerintah hadir membawa bantuan logistik, sembako, serta dukungan kebutuhan darurat gasan bubuhan korban. Selain itu, tenda darurat juga didirikan gasan membantu aktivitas warga, mulai dari memasak hingga wadah beristirahat sementara.

Lukman Fadlun menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban warga yang terdampak.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah menyalurkan bantuan logistik wan sembako melalui dinas terkait. Selain itu, ada bantuan duit tunai sebesar Rp3 juta per kepala keluarga serta tambahan Rp500 ribu dari Baznas,” ujarnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak bubuhan korban, terutama gasan mereka yang kehilangan wadah badiam wan harta benda akibat kebakaran.

Kada hanya itu, ia juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian.

“Pastikan listrik dalam kondisi aman wan kompor sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Hal-hal kecil nangkaya ini sangat penting gasan mencegah musibah,” pesannya.

Sementara itu, Nuryadi menjelaskan kebakaran tersebut berdampak pada delapan rumah warga dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga berat.

“Total ada delapan kepala keluarga atau 28 jiwa yang terdampak. Wayah ini sebagian korban tinggal sementara di rumah keluarga terdekat sambil menunggu proses perbaikan,” jelasnya.

Di antara korban, kisah kehilangan juga dirasakan oleh warga setempat. Salah satunya, Jumiati, yang mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Sekarang kami sudah kada punya rumah. Mudah-mudahan ke depan ada bantuan gasan perbaikan,” ungkapnya dengan harap.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan solidaritas dalam menghadapi bencana. Di sisi lain, kehadiran pemerintah wan berbagai pihak memberikan harapan gasan warga untuk bangkit wan memulai kembali kehidupan mereka. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *