Jelang Ramadan, Satpol PP Banjarmasin Sisir Jalanan hingga Pasar, Gepeng dan Dugaan PSK Diamankan

Jelang Ramadan, Satpol PP Banjarmasin Sisir Jalanan hingga Pasar, Gepeng dan Dugaan PSK Diamankan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banjarmasin menggelar patroli dan penertiban ketertiban umum di sejumlah titik yang selawas ini sering dijadikan lokasi aktivitas anak jalanan, gelandangan dan pengemis (gepeng), manusia silver, serta pelanggaran pemanfaatan fasilitas umum.

Puluhan personel Satpol PP diterjunkan dalam kegiatan patroli tersebut dengan menyasar dua kawasan utama, yakni Jalan Kayutangi serta Jalan A Yani dari kilometer 1 hingga kilometer 6. Patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas mendapati empat orang gelandangan dan pengemis yang sedang beroperasi di sejumlah persimpangan lampu habang di kawasan Jalan A Yani. Selain itu, Satpol PP juga menertibkan sejumlah pelaku usaha yang kedapatan memanfaatkan trotoar sebagai tempat berjualan, sehingga mengganggu fungsi fasilitas pejalan batis.

Penertiban tidak hanya dilakukan di ruas jalan protokol, tetapi juga menyasar kawasan pasar tradisional. Pada patroli dini hari Minggu (08/02/2026), Satpol PP Banjarmasin menyisir kawasan Pasar Arum Manis, Pasar Lima, dan Pasar Sudimampir.

Dari hasil penertiban di kawasan pasar tersebut, petugas mengamankan dua orang yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di area publik. Seluruh kegiatan berlangsung kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak yang terjaring razia.

Kepala Bidang Penertiban Umum (Tibum) Satpol PP Banjarmasin, Muhammad Syarmani, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Giat yang kami laksanakan ini merupakan langkah konkret Satpol PP dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Ramadan. Dari hasil penertiban, kami mengamankan empat gelandangan dan pengemis serta dua orang yang diduga PSK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh individu yang terjaring dalam patroli langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Banjarmasin untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan identitas, serta dimintai keterangan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat Satpol PP Banjarmasin, Jahri, menambahkan bila penanganan tidak berhenti pada penertiban semata. Setelah proses pendataan selesai, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pembinaan lanjutan.

“Mereka yang terjaring akan kami serahkan ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial agar mendapatkan pembinaan lebih lanjut,” kata Jahri.

Satpol PP Banjarmasin memastikan patroli dan penertiban serupa akan terus dilakukan secara rutin, terutama di titik-titik rawan pelanggaran ketertiban umum. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut bulan Ramadan. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *