Ribuan Siswa SMAN 5 Banjarmasin Ikuti Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Teguhkan Komitmen Sholat Lima Waktu

Ribuan Siswa SMAN 5 Banjarmasin Ikuti Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Teguhkan Komitmen Sholat Lima Waktu

Banjarmasin, Jukung.co.id – Ribuan siswa dan siswi SMA Negeri 5 Banjarmasin mengikuti kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di masjid lingkungan sekolah, Jalan Sultan Adam, Kecamatan Banjarmasin Utara, baisukan Jumat (16/01/2026). Kegiatan berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan sebagai bagian dari pembinaan keimanan dan karakter peserta didik.

Peringatan Isra Mi’raj diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustadz Muhammad Wardani. Dalam ceramahnya, ia menguraikan makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai salah satu kejadian paling agung dalam sejarah Islam, sekaligus menjadi tonggak utama diwajibkannya shalat bagi umat Islam.

Ustadz Muhammad Wardani menjelaskan, Isra Mi’raj merupakan perjalanan luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Isra adalah perjalanan Nabi dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina dengan jarak sekitar 1.500 kilometer, sedangkan Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di langit yang tidak dapat dijangkau oleh panca indera manusia.

“Dalam perjalanan Mi’raj itulah Rasulullah SAW menerima perintah sholat sebanyak 50 waktu dalam sehari. Atas saran Nabi Musa AS, Rasulullah kembali memohon keringanan kepada Allah SWT hingga akhirnya ditetapkan menjadi lima waktu dalam sehari semalam,” jelasnya di hadapan para siswa.

Ia menegaskan, sholat bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana membentuk kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, Ustadz Muhammad Wardani mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga shalat lima waktu dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

“Kita sebagai umat Islam harus saling mengingatkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dan tidak pernah meninggalkannya, karena sholat adalah tiang agama,” ujarnya.

Kepala SMA Negeri 5 Banjarmasin, Muchlis Takwin, mengatakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan agenda rutin tahunan sekolah yang bertujuan memperkuat pembinaan karakter religius peserta didik.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan spiritual siswa.

“Peringatan Isra Mi’raj ini mengajak siswa untuk meneladani kegigihan dan ketaatan Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan perintah Allah SWT, khususnya disiplin melaksanakan shalat lima waktu,” jelasnya.

Ia berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW yang disampaikan dalam tausiyah dapat dipahami dan diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepribadian yang kuat dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *