Genangan Berulang, Wali Kota Banjarmasin Turun Langsung Tinjau Pengerukan Sungai Gatot Subroto

Genangan Berulang, Wali Kota Banjarmasin Turun Langsung Tinjau Pengerukan Sungai Gatot Subroto

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam mengendalikan banjir dan mengurangi genangan banyu di kawasan permukiman. Upaya tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, terhadap kegiatan pengerukan atau normalisasi Sungai Gatot Subroto di kawasan Perumahan Perwira Menengah TNI AD, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Banjarmasin Timur, malam Kamis (14/01/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin serta Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR. Peninjauan dilakukan pada malam hari untuk memastikan proses pengerjaan berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.

Muhammad Yamin menjelaskan, pengerukan Sungai Gatot Subroto merupakan langkah konkret pemerintah kota dalam memperbaiki kelancaran aliran banyu. Selawas ini, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan sering menjadi salah satu penyebab genangan banyu di kawasan permukiman, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Malam ini kita melaksanakan pengerukan Sungai Gatot Subroto di kawasan Perumahan Perwira Menengah TNI AD. Ini merupakan salah satu titik yang sebelumnya sempat tergenang saat cuaca ekstrem, sehingga perlu segera kita tangani,” ujar Muhammad Yamin di sela peninjauan.

Ia menambahkan, kegiatan pengerukan dilakukan sepanjang kurang lebih 400 meter, dengan pembagian pengerjaan masing-masing sekitar 200 meter di sisi kiri dan kanan sungai. Proses normalisasi tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar setengah bulan.

“Pengerjaan kita lakukan secara bertahap, satu minggu di sisi kiri dan satu minggu di sisi kanan. Jika berjalan sesuai rencana, keseluruhan pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar setengah bulan,” jelasnya.

Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Banjarmasin, Syafiq Huwaida, mengatakan  pengerukan Sungai Gatot Subroto diharapkan mampu mempercepat aliran banyu dari kawasan permukiman menuju sungai utama. Dengan demikian, potensi terjadinya genangan banyu dapat diminimalkan.

“Dengan pengerukan ini, kami harapkan banyu yang tergenang di kawasan permukiman dapat lebih cepat mengalir masuk ke Sungai Gatot. Ini merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir yang terus kami lakukan di sejumlah titik,” tambahnya.

Syafiq juga menjelaskan, saat ini Dinas PUPR Banjarmasin mengoperasikan tiga unit alat berat yang dikerahkan secara bergiliran ke berbagai lokasi prioritas. Penggunaan alat berat disesuaikan dengan kondisi lapangan dan akses masuk ke sungai yang akan dinormalisasi.

“Dua alat berat berban karet sebelumnya kami operasikan di Sungai HKSN depan Kantor Kecamatan Banjarmasin Utara dan di Sungai Melai, Jalan Pondok Kelapa. Saat ini pengerjaan juga telah bergerak ke kawasan Belitung. Pola pengerjaan terus berputar ke titik-titik prioritas yang memungkinkan alat berat masuk,” ucapnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan akan terus melakukan pengerukan dan normalisasi sungai secara berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam pengendalian banjir, sekaligus upaya meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan dan kenyamanan masyarakat. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *