Terjang Genangan Malam Hari, Wali Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Sungai Lulut

Terjang Genangan Malam Hari, Wali Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Sungai Lulut

Banjarmasin, Jukung.co.id – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin bersama Ketua TP PKK Banjarmasin, Neli Listriani turun langsung ke lokasi banjir di Jalan Sungai Lulut Dalam, Simpang Layang, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, malam Rabu (06/01/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus upaya meringankan beban warga yang rumahnya terendam banjir.

Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi terdampak banjir dan turut dihadiri Kepala Cabang Bank Kalsel, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Banjarmasin Timur, Sekretaris Camat Banjarmasin Timur, Lurah Sungai Lulut, serta Lurah Kuripan. Karena genangan banyu yang masih cukup tinggi dan akses jalan yang terbatas, rombongan terpaksa menggunakan sepeda motor untuk menjangkau lokasi permukiman warga.

Sebanyak 100 paket sembakobantuan dari Bank Kalsel diserahkan kepada warga di RT 06 sebanyak 34 kepala keluarga (126 jiwa) dan RT 07 sebanyak 65 kepala keluarga (217 jiwa). Selain sembako, bantuan juga dilengkapi makanan ringan untuk anak-anak serta obat-obatan untuk menunjang kebutuhan kesehatan masyarakat selawas banjir.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyampaikan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana. Ia menegaskan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan harian warga selawas banjir masih menggenangi permukiman.

“Kami ingin melihat langsung kondisi warga sekaligus memberikan bantuan. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Yamin juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat terkait upaya pencegahan banjir ke depan. Ia menekankan pentingnya menjaga fungsi sungai sebagai jalur utama aliran banyu di Banjarmasin.

 “Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membuang ratik ke sungai dan tidak mendirikan bangunan yang menutup badan sungai. Sungai adalah urat nadi kota, jika alirannya terganggu maka banjir akan terus berulang,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan banjir di kawasan bantaran sungai tidak dapat diselesaikan hanya dengan bantuan darurat. Diperlukan kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan, serta langkah penanganan jangka panjang.

Muhammad Yamin menambahkan, Pemerintah Kota Banjarmasin terus menjalin koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk melakukan normalisasi sungai, khususnya pada musim kemarau, sebagai upaya meminimalisasi risiko banjir rob di masa mendatang.

Sementara itu, warga Sungai Lulut menyambut dengan penuh kebahagiaan kehadiran Wali Kota dan jajaran Pemko Banjarmasin di tengah kondisi banjir. Meski demikian, warga berharap adanya penanganan jangka panjang, seperti perbaikan dan revitalisasi drainase serta penataan kawasan bantaran sungai, agar banjir tidak kembali terjadi. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *