Wamendagri Tinjau SRMP 20 Banjarbaru, Pastikan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran untuk Anak Rentan Putus Sekolah

Wamendagri Tinjau SRMP 20 Banjarbaru, Pastikan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran untuk Anak Rentan Putus Sekolah

Banjarbaru, Jukung.co.id — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan keberlangsungan dan efektivitas program Sekolah Rakyat bagi anak-anak rentan putus sekolah.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman serta jajaran terkait. Rangkaian kegiatan dimulai dengan meninjau langsung aktivitas makan bersama para siswa, kemudian dilanjutkan dengan melihat kondisi asrama tempat tinggal siswa, serta ruang kelas yang digunakan dalam proses belajar mengajar sehari-hari. Secara keseluruhan, terdapat tiga titik utama yang menjadi fokus peninjauan.

Kepala SRMP 20 Banjarbaru, Pipitniaty, menyampaikan kunjungan Wamendagri memberikan dorongan moral yang besar bagi seluruh jajaran sekolah, mulai dari pendamping hingga tenaga pengajar.

“Kehadiran Pak Wamen memberikan energi positif bagi kami sebagai sivitas sekolah. Beliau menekankan pentingnya semangat dan konsistensi dalam mendampingi anak-anak,” ujarnya, Rabu (03/12/2025).

Menurut Pipitniaty, perhatian Wamendagri juga tertuju pada ketepatan sasaran Program Sekolah Rakyat yang dinilai telah berjalan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari kelompok desil 1 dan 2, yaitu kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

“Kegiatan Sekolah Rakyat ini benar-benar menyasar anak-anak yang berpotensi putus sekolah. Mereka adalah anak-anak yang membutuhkan intervensi nyata agar tetap mendapatkan hak pendidikan,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan SRMP menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

“Harapannya, melalui Sekolah Rakyat ini, anak-anak bisa memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak terjebak dalam lingkaran kemiskinan,” tambahnya.

Terkait kondisi fasilitas dan pelaksanaan kegiatan sekolah, Pipitniaty menyebutkan bahwa Wamendagri tidak memberikan arahan khusus yang bersifat teknis. Namun, ia memberikan motivasi agar seluruh pendamping dan tenaga pengajar tetap menjaga semangat dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Pesan beliau sederhana, tapi sangat bermakna, yakni agar kami terus bersemangat dan konsisten mendampingi anak-anak ini,” ujarnya.

Saat ini, SRMP 20 Banjarbaru menampung sebanyak 100 siswa, yang terdiri dari 45 siswa perempuan dan 55 siswa laki-laki. Seluruh siswa tersebut mendapatkan layanan pendidikan terpadu, termasuk pembelajaran formal, pembinaan karakter, serta pemenuhan kebutuhan dasar melalui sistem berasrama.

Kunjungan Wamendagri Akhmad Wiyagus bersama Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman ini diharapkan semakin memperkuat perhatian dan dukungan pemerintah pusat maupun daerah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak rentan di Kalimantan Selatan, sekaligus memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. (MC Kalsel/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *