Banjarmasin, Jukung.co.id – Sebagai bank kebanggaan urang Banua, Bank Kalsel terus menegaskan komitmennya menjaga dan melestarikan budaya Banjar. Hal itu terlihat dari keikutsertaannya pada Festival Jukung Hias Tanglong 2025 yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi (Harjad) Banjarmasin ke-499.
Tidak sekadar berpartisipasi, Bank Kalsel tampil memukau dengan kelotok berhias ornamen naga berwarna hijau, rumah adat Banjar, dan iringan kesenian hadrah. Penampilan yang memadukan unsur tradisi dan simbol identitas Banjar itu berhasil mengantarkan Bank Kalsel meraih juara pertama kategori perahu mesin.
Penghargaan diserahkan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin kepada Direktur Bisnis Bank Kalsel Akhmad Fauzi Noor, didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin Suriadi, pada malam puncak perayaan Harjad Banjarmasin ke-499, malam Kamis (24/09/2025).
Menurut Akhmad Fauzi Noor, capaian ini menjadi kebanggaan bagi Bank Kalsel. Ia menegaskan, partisipasi dalam festival ini tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan bentuk nyata komitmen Bank Kalsel dalam merawat budaya Banjar dan memperkuat identitas sungai di Banjarmasin.
“Sebagai bank urang Banua, kami ingin selalu hadir tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga di tengah-tengah masyarakat melalui pelestarian budaya. Festival Jukung Hias ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa budaya sungai adalah warisan yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan Bank Kalsel juga sekaligus bentuk sinergi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai salah satu pemegang saham. “Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan Bank Kalsel senantiasa sejalan dengan kepentingan daerah, termasuk dalam merawat identitas kota seribu sungai,” tambahnya.
Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin memberikan apresiasi atas peran Bank Kalsel dan peserta lainnya. Ia menilai Festival Jukung Hias bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah memperkenalkan budaya sungai Banjarmasin kepada generasi muda dan wisatawan.
“Terima kasih kepada Bank Kalsel dan semua peserta yang ikut menyukseskan festival ini. Partisipasi mereka menjadikan peringatan Harjad lebih meriah, sekaligus menjaga warisan budaya sungai yang menjadi ciri khas Banjarmasin,” ujarnya.
Festival Jukung Hias Tanglong 2025 berlangsung meriah dengan diikuti 36 peserta, terdiri dari 22 kelotok dan 14 jukung hias tradisional. Ribuan warga tumpah ruah di tepian Sungai Martapura untuk menyaksikan parade perahu gemerlap cahaya, menjadikannya salah satu agenda paling ditunggu dalam rangkaian Harjad Banjarmasin ke-499. (EPW/JCI).












