Berita  

Di Usia ke-499, Banjarmasin Fokus Pulihkan Sungai dan Aktifkan Transportasi Air Tradisional

Di Usia ke-499, Banjarmasin Fokus Pulihkan Sungai dan Aktifkan Transportasi Air Tradisional

Banjarmasin, Jukung.co.id — Memasuki usia ke-499, Banjarmasin kembali menjadi pusat perhatian masyarakat dan wakil rakyat. Anggota DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan sungai dan memaksimalkan potensi transportasi banyu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup, ekonomi, dan daya tarik wisata kota.

“Momentum hari jadi kota ini adalah waktu yang tepat untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya sungai bagi identitas Banjarmasin. Kota Seribu Sungai harus terlihat nyata melalui sungai yang bersih, fasilitas transportasi yang tertib, dan lingkungan kota yang rapi,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, jelang tengah hari Rabu (24/09/2025).

Sungai bagi Hilyah Aulia bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga urat nadi ekonomi warga. Aktivitas perdagangan di sepanjang sungai, transportasi publik berbasis banyu, hingga wisata susur sungai menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Banjarmasin. Oleh karena itu, ia menekankan partisipasi warga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan kota.Hilyah Aulia juga menyoroti transportasi banyu sebagai bagian penting dari identitas Banjarmasin. Ia mendorong pemerintah untuk meningkatkan jumlah armada, memperbaiki dermaga, dan memaksimalkan jalur transportasi publik berbasis banyu. Program susur sungai yang sudah mulai digalakkan diharapkan bisa menjadi alternatif mobilitas warga sekaligus destinasi wisata yang menarik.

“Dengan kebersihan sungai yang terjaga dan transportasi banyu yang efektif, Banjarmasin akan semakin menarik wisatawan, mendongkrak ekonomi lokal, dan memperkuat kualitas hidup warga. Semua ini sejalan dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota untuk mewujudkan Banjarmasin yang ‘Amju Sejahtera’,” tambahnya.

Selain itu, Hilyah Aulia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor, termasuk Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya untuk mendukung program ini. “Kebersihan dan pengelolaan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga warga. Dengan gotong royong, kita bisa mewujudkan kota yang bersih, nyaman, dan tetap mempertahankan julukan Kota Seribu Sungai,” tegasnya.

Momentum hari jadi ke-499 menjadi pengingat bila sungai, kebersihan kota, dan transportasi publik bukan hanya simbol, tetapi tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi generasi mendatang. (HNG/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *