Banjarmasin, Jukung.co.id – Suasana Rumah Anno di tepian Siring Piere Tendean berubah menjadi galeri seni penuh warna. Deretan lukisan terpajang rapi di lantai dua, sementara di lantai bawah, kaset lawas, buku sejarah perjuangan, kriya, hingga kain sasirangan menghadirkan nuansa nostalgia. Semua itu menjadi bagian dari Banjarmasin Art Week (BAW) 2025 yang resmi dibuka malam Ahad (06/09/2025).
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyebut Banjarmasin Art Week sebagai wadah bersama untuk merayakan sekaligus menjaga warisan budaya daerah.
“Banjarmasin Art Week adalah wujud nyata semangat bersama, merayakan kreativitas sekaligus menunjukkan kekayaan dan dinamika kesenian Banjar,” ucapnya.
“Banyak kesenian lokal yang hampir punah bisa dihidupkan kembali melalui event ini. Generasi muda bisa belajar bahwa budaya tetap utuh dan harus dilestarikan,” jelasnya.
Dengan semangat “Balarut”, Banjarmasin Art Week 2025 tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga mengajak masyarakat menyadari bila budaya Banua adalah identitas kota yang harus terus dirawat, diwariskan, dan dibanggakan. (EPW/JCI).
