Banjarmasin, Jukung.co.id – Semangat perjuangan buhan pahlawan Kalimantan kembali menggema melalui Gelar Teater Taman Budaya Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalimantan Selatan, Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara.
Kegiatan yang berlangsung selawas dua hari, 18 hingga 19 Mei 2026 menjadi ruang ekspresi gasan pelajar, mahasiswa, komunitas teater, serta sanggar seni matan berbagai daerah di Kalimantan Selatan untuk menampilkan karya terbaik mereka.
Malam pembukaan berlangsung meriah. Ratusan pencinta seni memadati Balairung Sari untuk menyaksikan pementasan naskah Alam Roh Kalimantan karya almarhum Adjim Arijadi yang dibawakan Kelompok Study Seni Sanggar Budaya Kalimantan Selatan wan disutradarai Handriyan Yudha Sakti.
Alur cerita yang sarat nilai sejarah, dipadukan dengan tata artistik wan akting buhan pemain, berhasil memukau penonton yang memenuhi gedung pertunjukan sejak awal hingga akhir pementasan.
Menurutnya, kegiatan turut dirangkai dengan sarasehan teater, bazar UMKM, wan kolaborasi berbagai komunitas seni sebagai upaya memperluas ruang kreativitas sekaligus meningkatkan apresiasi warga terhadap seni pertunjukan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan seni teater di Kalimantan Selatan sehingga mampu berkembang wan bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya, malam Selasa (18/05/2026).
Ia juga mengajak buhan seniman untuk terus berinovasi dalam mengemas karya seni yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas Banua.
Pada penyelenggaraan tahun ini, lebih dari 150 partisipan terlibat, terdiri atas komunitas seni, sanggar teater, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan seni budaya daerah.
Menurut Rizal Pahmi, tingginya antusiasme peserta maupun penonton menunjukkan bila seni teater masih memiliki tempat di hati masyarakat dan menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan budaya serta sejarah kepada generasi muda.
Melalui pementasan tersebut, generasi muda diajak mengenal kembali sejarah perjuangan buhan pejuang Banua sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya wan identitas daerah.
Gelar Teater Taman Budaya Kalsel 2026 diharapkan menjadi ruang lahirnya karya-karya kreatif sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu pusat perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. (HNG/JCI).
