Jelang HUT ke-500, Pemko Banjarmasin Siapkan Lomba Desain Sasirangan 2026

Jelang HUT ke-500, Pemko Banjarmasin Siapkan Lomba Desain Sasirangan 2026

Banjarmasin, Jukung.co.id – Menyambut tonggak bersejarah Hari Jadi ke-500  Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan berbagai agenda strategis, salah satunya melalui Lomba Desain Motif Sasirangan (LDMS) 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Ketua Dekranasda  Banjarmasin, Neli Listriani, bersama jajaran pengurus Dekranasda se- Banjarmasin, yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota di kawasan Jalan Dharma Praja, Banjarmasin Timur, malam Jumat (09/04/2026).

Rapat tersebut menegaskan LDMS 2026 kada sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum strategis gasan mengangkat potensi kain sasirangan sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah.

Dalam arahannya, Neli Listriani menyampaikan peringatan 500 tahun Banjarmasin harus dirancang secara istimewa, dengan menghadirkan kegiatan yang memiliki nilai budaya sekaligus dampak ekonomi.

“Perayaan lima abad ini harus menjadi momen besar. Kita ingin sasirangan semakin dikenal luas wan menjadi kebanggaan warga Banjarmasin,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba desain motif sasirangan akan difokuskan pada keterlibatan pelaku UMKM, perajin lokal, hingga generasi muda kreatif, gasan melahirkan inovasi motif yang kada hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki daya saing di pasar.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal menjadi salah satu kunci dalam mendorong kesejahteraan warga.

“Kita ingin hasil dari lomba ini kada berhenti di kompetisi, tetapi bisa dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomi,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis pelaksanaan juga dibahas secara mendalam, mulai dari konsep kegiatan, kriteria penilaian, hingga strategi promosi gasan menjangkau peserta yang lebih luas.

Selain itu, pentingnya sinergi lintas sektor turut menjadi perhatian utama. Keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, komunitas kreatif, hingga dunia usaha, dinilai sangat penting gasan menyukseskan kegiatan tersebut.

“Sabarataan pihak harus terlibat. Ini kada hanya agenda Dekranasda, tetapi agenda bersama gasan memajukan ekonomi kreatif daerah,” tegas Neli Listriani.

Melalui LDMS 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat melahirkan motif-motif sasirangan yang inovatif wan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang menjadi identitas budaya.

Kada hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat citra Banjarmasin sebagai kota kreatif berbasis budaya, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan warga, khususnya pelaku UMKM wan perajin lokal. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *