Tanah Laut, Jukung.co.id — Kontingen pencak silat Banjarmasin kembali membuktikan diri sebagai kekuatan utama di arena bela diri Kalimantan Selatan. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel 2025, yang resmi berakhir di Gedung Praduta, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (31/10/2025), Banjarmasin sukses mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga pencak silat.
Dengan torehan 5 medali emas, 5 perak, dan 5 perunggu, tim pencak silat Banjarmasin menegaskan dominasinya atas kontingen lain. Keberhasilan ini sekaligus mengulang prestasi serupa yang diraih pada Porprov XI tahun 2022 di Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS).
Pelatih tim pencak silat Banjarmasin, Husaini, mengaku bangga dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya setelah menjalani persiapan panjang dan disiplin tinggi.
“Alhamdulillah, target perolehan medali terpenuhi sesuai harapan. Kami berhasil mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga pencak silat Porprov kali ini,” ujarnya usai pengumuman hasil pertandingan.
Husaini menjelaskan, tahun ini Banjarmasin menurunkan 30 atlet putra dan putri yang berlaga di seluruh nomor pertandingan. Para atlet menjalani program latihan intensif selama lima bulan, dengan fokus pada peningkatan teknik, fisik, dan mental bertanding.
“Atlet-atlet peraih medali emas merupakan mereka yang sudah berpengalaman di ajang nasional. Sementara atlet muda juga menunjukkan semangat luar biasa, bahkan beberapa di antaranya mampu menembus babak semifinal dan mempersembahkan medali perunggu,” jelasnya.
Atmosfer di arena pertandingan pun penuh semangat. Setiap laga menjadi ajang pembuktian kualitas teknik dan strategi dari para pendekar muda Banjarmasin yang tampil percaya diri sejak babak penyisihan hingga final.
Sekretaris KONI Banjarmasin, Arif Rahman Hakim, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung atas kerja keras yang membuahkan hasil gemilang.
“Para atlet telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi cabang pencak silat, tapi juga menjadi motivasi bagi seluruh cabang olahraga lain agar terus berjuang dan membawa nama baik Banjarmasin,” ujarnya saat menghadiri prosesi pengalungan medali.
Arif Rahman Hakim menambahkan, keberhasilan tim pencak silat menjadi bukti nyata komitmen pembinaan olahraga yang berkesinambungan di tingkat daerah.
“Konsistensi prestasi seperti ini tidak lahir dalam semalam. Ini hasil kerja keras, disiplin, dan kebersamaan seluruh pihak, mulai dari pelatih, atlet, hingga dukungan masyarakat,” ucapnya.
Para atlet diharapkan dapat terus mengasah kemampuan untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semangat juang dan konsistensi mereka menjadi cerminan dari filosofi “Kayuh Baimbai” bekerja bersama demi kejayaan dan kebanggaan daerah. (MC Kalsel/JCI)












