Pelaihari,Jukung.co.id – Cabang olahraga panahan menjadi salah satu tumpuan prestasi Banjarmasin pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 yang tengah berlangsung di Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai, Pelaihari.
Turun dengan kekuatan penuh, kontingen panahan Banjarmasin menurunkan 36 atlet terbaik untuk bertarung di empat divisi utama: recurve, standar nasional, compound, dan barebow. Kehadiran para atlet ini menandai keseriusan Banjarmasin dalam mempertahankan tradisi emas di cabang olahraga yang dikenal mengandalkan presisi, fokus, dan mental kuat ini.
Pelatih kepala panahan Banjarmasin, Wahyu Candra, mengatakan seluruh nomor pertandingan menjadi target timnya. Ia menegaskan, tidak ada divisi yang diabaikan karena setiap nomor memiliki potensi medali yang harus dimaksimalkan.
“Banjarmasin membawa 36 atlet untuk mengikuti empat divisi, yaitu recurve, standar nasional, compound, dan barebow. Semua nomor yang dipertandingkan kita ikuti,” ujarnya, Senin (27/10/2025).
Lebih lanjut, Wahyu Candra mengungkapkan timnya menargetkan dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu pada Porprov tahun ini. Target tersebut, menurutnya, realistis namun tetap menantang, mengingat pada ajang sebelumnya Banjarmasin sukses mengantongi tiga emas, enam perak, dan enam perunggu.
“Target kita masih sama seperti sebelumnya. Tapi melihat performa atlet sejauh ini, kita optimis bisa melampaui target,” katanya dengan nada optimistis.
Ia menilai semangat, disiplin, dan konsistensi para atlet selawas masa persiapan menjadi faktor penting dalam menjaga peluang prestasi. Sejak masa latihan hingga babak awal pertandingan, tim panahan Banjarmasin menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
“Peluang terbesar kita ada di recurve putra, baik perorangan maupun beregu, kemudian di compound putra dan barebow putra. Hari ini masih bertanding, besok juga ada nomor mixed team dan beregu dengan peluang yang cukup besar,” jelasnya.
Hingga memasuki hari ketiga pertandingan, sejumlah nomor sudah mulai memasuki babak perebutan medali, dan hasil sementara menunjukkan beberapa atlet unggulan Banjarmasin masih bertahan di jalur juara.
Menurut Wahyu Candra, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama solid antara pelatih, atlet, dan ofisial, serta dukungan penuh dari KONI Banjarmasin yang sejak awal memberikan perhatian besar terhadap cabang panahan.
“Kami mendapat dukungan luar biasa dari KONI dan Pemkot Banjarmasin, baik fasilitas latihan maupun kebutuhan perlengkapan. Ini sangat membantu meningkatkan motivasi para atlet,” tambahnya.
Selain menjadi ajang pembuktian bagi para atlet senior, Porprov kali ini juga menjadi panggung bagi atlet muda binaan klub panahan di Banjarmasin untuk menimba pengalaman dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Beberapa di antaranya merupakan debutan yang baru pertama kali tampil di tingkat provinsi.
“Kita tidak hanya fokus pada medali, tapi juga regenerasi. Ada banyak atlet muda yang berpotensi, dan Porprov ini jadi ajang pembelajaran berharga bagi mereka,” ujarnya.
Dengan komposisi atlet yang merata di semua divisi, serta semangat juang tinggi dan target yang terukur, kontingen panahan Banjarmasin optimis bisa menjadi salah satu penyumbang medali utama bagi kota pada Porprov XII Kalimantan Selatan 2025. ( MC Kalsel/JCI)












