Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memberlakukan tarif masuk ke kawasan Taman Edukasi wan Rekreasi Jahri Saleh, Kecamatan Banjarmasin Utara, setelah masa uji coba yang sebelumnya memberikan akses gratis kepada warga.
Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 01 Juni 2026 wan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan kawasan wisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian wan Perikanan (DKP3) Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, menjelaskan pemberlakuan retribusi telah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Wali Kota wan Peraturan Daerah terkait pengelolaan kawasan wisata milik pemerintah daerah.
Untuk sementara, tarif yang dikenakan masih menggunakan tarif lawas, yakni Rp3.000 gasan pengunjung kakanakan wan Rp5.000 gasan pengunjung dewasa.
“Dasar aturan yang memang sudah ada sebelumnya, baik Perwali maupun Perda terkait retribusi kawasan tersebut,” ujarnya, jelang tengah hari Jumat (12/06/2026).
Ia menambahkan, retribusi masuk hanya diterapkan pada akhir pekan, sehingga warga masih dapat menikmati kawasan tersebut tanpa pungutan pada hari-hari tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Sabarataan pendapatan dari tiket masuk nantinya akan disetorkan ke kas daerah sebagai bagian dari PAD Banjarmasin. Namun demikian, pemerintah memastikan hasil retribusi tersebut juga akan memberikan manfaat langsung melalui peningkatan kualitas kawasan wisata.
Menurut Yuliansyah Effendi, proses pembenahan wan pembangunan fasilitas di dalam kawasan Taman Edukasi Jahri Saleh tetap berjalan secara bertahap. Bahkan, Wali Kota Banjarmasin telah menginstruksikan agar sabarataan pekerjaan fisik dilakukan pada hari kerja sehingga kada mengganggu kenyamanan pengunjung wayah akhir pekan.
“Sabtu wan Minggu kada bulih ada pengerjaan fisik agar pengunjung bisa menikmati kawasan dengan aman wan nyaman,” jelasnya.

Kepala UPTD Taman Edukasi wan Rekreasi Jahri Saleh, Jannah, memadahakan diberlakukannya kembali penerapan tarif masuk, pihaknya berupaya untuk pengembangan kawasan wisata, nangkaya peremajaan fasilitas, peningkatan kebersihan taman, serta penambahan berbagai zona edukasi yang dapat dimanfaatkan warga. “Kami berharap bisa mencapai target PAD yang telah ditetapkan,”ujarnya.
Selain tiket masuk, fasilitas parkir di kawasan Taman Edukasi Jahri Saleh juga telah menerapkan sistem berbayar yang dikelola pihak ketiga melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Ke depan, kawasan wisata Jahri Saleh direncanakan akan dilengkapi sejumlah wahana baru gasan meningkatkan daya tarik pengunjung. Jika pengembangan itu terealisasi, pengunjung kemungkinan akan dikenakan biaya tambahan gasan menikmati wahana tertentu. (EPW/JCI).












