Sekolah Rakyat Hadir di Kalsel, Anak Keluarga Miskin Dapat Kesempatan Sekolah Lebih Baik

Sekolah Rakyat Hadir di Kalsel, Anak Keluarga Miskin Dapat Kesempatan Sekolah Lebih Baik

Banjarbaru, Jukung.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan gasan kakanakan dari keluarga kurang mampu. Program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi solusi nyata dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Pelaksanaan Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 se-Kalimantan Selatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Balai Besar Pendidikan wan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin.

Asisten Pemerintahan wan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, mengatakan Program Sekolah Rakyat diprioritaskan gasan kakanakan matan keluarga miskin ekstrem yang masuk kategori desil 1 wan desil 2 agar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.

“Program Sekolah Rakyat ini sangat berdampak gasan warga. Harapannya, kakanakan usia sekolah matan keluarga desil 1 wan desil 2 mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak sehingga memiliki peluang lebih besar meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” ujarnya, baisukan Senin (08/06/2026).

Menurut Galuh Tantri Narindra, proses pelaksanaan program berjalan sesuai tahapan. Wayahini pemerintah masih melakukan verifikasi wan validasi data calon peserta didik agar bantuan pendidikan bujur-bujur diterima oleh mereka yang berhak.

Ia juga memberikan apresiasi kepada buhan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah melakukan pendataan langsung ke masyarakat. Dari hasil pendampingan tersebut ditemukan masih ada keluarga miskin yang belum masuk dalam Data Tunggal Sosial wan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kami menemukan masih ada masyarakat yang sebenarnya masuk kategori miskin namun belum terdata. Karena itu akan dilakukan pendataan kembali agar kakanakan yang bujur-bujur membutuhkan dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat,” jelasnya.

Galuh Tantri Narindra menegaskan pendidikan menjadi instrumen paling efektif gasan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan.

“Cara paling tepat gasan keluar matan kemiskinan adalah melalui pendidikan. Dengan pendidikan yang baik, kakanakan memiliki peluang lebih besar memperoleh pekerjaan wan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat, sabarataan pemerintah kabupaten wan kota di Kalimantan Selatan telah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat. Namun pada tahap awal, pembangunan baru akan dilakukan di tiga lokasi sebelum diperluas secara bertahap hingga tahun 2029.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, mulai dari keterbatasan lahan, lokasi yang rawan banjir, hingga proses pembebasan lahan yang belum rampung. Gasan mengatasi hal tersebut, Pemprov Kalsel telah mengusulkan adanya fleksibilitas aturan mengenai luas lahan kepada Kementerian Sosial agar pembangunan tetap dapat dilakukan dengan konsep bangunan bertingkat.

Galuh Tantri Narindra berharap sabarataan daerah di Kalimantan Selatan nantinya memiliki Sekolah Rakyat sehingga semakin banyak anak matan keluarga kurang mampu yang memperoleh akses pendidikan berkualitas.

“Kami berharap seluruh kabupaten wan kota di Kalimantan Selatan dapat memiliki Sekolah Rakyat. Dukungan pemerintah pusat sangat penting agar target tersebut bisa terwujud,” pungkasnya. (MC Kalsel/JCI).

Exit mobile version