Banjarmasin, Jukung.co.id — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, wan Tenaga Kerja (Diskopumker) mulai memperkuat fasilitas pengembangan tenaga kerja sebagai langkah menekan tingginya angka pengangguran di kota kota seribu sungai.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni pembangunan aula baru di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Banjarmasin yang berlokasi di Jalan AMD Raya, Kelurahan Tatah Belayung, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Pembangunan aula tersebut menelan anggaran sebesar Rp3,1 miliar yang bersumber dari APBD Pemko Banjarmasin Tahun 2026.
Kepala Diskopumker Banjarmasin, Machli Riyadi, mengatakan pembangunan aula baru menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sarana pelatihan kerja wan pengembangan keterampilan warga.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelatihan sekaligus membuka peluang kerja baru gasan warga.
“Aula ini sangat dibutuhkan. Perencanaan sudah ada sejak 2015 cuma belum terealisasi, wan baru tahun ini bisa kita selesaikan serta mendapat dukungan dari Wali Kota Banjarmasin,” ujarnya, baisukan Selasa (19/05/2026).
Machli Riyadi mengungkapkan, persoalan pengangguran di Banjarmasin masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Berdasarkan data yang dimiliki Diskopumker, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banjarmasin wayahini mencapai 6,49 persen atau tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara rata-rata TPT Provinsi Kalimantan Selatan berada di angka 4,16 persen.
Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar yang harus segera ditangani melalui berbagai langkah konkret, salah satunya dengan meningkatkan kualitas wan keterampilan tenaga kerja lokal.
“Tingkat Pengangguran Terbuka di Banjarmasin cukup tinggi, bahkan tertinggi di Kalsel. Harapannya aula ini nantinya bisa mendorong percepatan pengurangan angka pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja,” ucapnya.
Ia menjelaskan, selawas ini pelaksanaan program pelatihan kerja di BLK Banjarmasin masih menghadapi keterbatasan fasilitas.
Wayahini, BLK hanya mampu menjalankan empat jenis pelatihan lantaran ruang wan sarana pendukung yang belum memadai.
Dengan adanya aula baru, berbagai program pelatihan wan pengembangan kreativitas pencari kerja diharapkan dapat dilaksanakan lebih maksimal wan menjangkau lebih banyak peserta.
Machli Riyadi menyebut pembangunan aula akan dipusatkan di kawasan UPTD BLK Banjarmasin wan ditargetkan selesai pada tahun ini.
Setelah pembangunan fisik rampung, pemerintah daerah berencana melanjutkan pengadaan sarana wan prasarana penunjang pada tahun berikutnya agar aula dapat segera dioperasikan secara optimal.
“Harapannya pembangunan bisa cepat dimulai wan selesai nantinya,” pungkasnya.
Wayahini, proses pembangunan aula masih berada pada tahap lelang wan telah ditetapkan pihak ketiga yang akan mengerjakan proyek tersebut.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap keberadaan aula baru BLK nantinya kada hanya menjadi fasilitas tambahan, tetapi juga mampu menjadi pusat pengembangan keterampilan tenaga kerja yang lebih modern wan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. (EPW/JCI).
