Banjarmasin, Jukung.co.id – Komisi II DPRD Banjarmasin mendorong PAM Bandarmasih melakukan transformasi pelayanan, kada hanya sebagai penyedia banyu barasih, tetapi juga mampu menghadirkan layanan banyu minum yang layak konsumsi langsung oleh warga.
Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Muhammad Faisal Hariyadi, yang berharap kualitas layanan PAM Bandarmasih terus meningkat seiring kebutuhan warga terhadap akses banyu minum yang aman wan sehat.
Menurutnya, ke depan warga kada hanya membutuhkan banyu barasih untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga layanan banyu yang dapat langsung diminum matan keran tanpa harus melalui proses tambahan.
“Kami berharap PAM Bandarmasih ke depan kada hanya menyediakan banyu barasih, tetapi meningkat menjadi layanan banyu minum. Artinya banyu yang disalurkan bisa langsung diminum matan keran,” ujar Muhammad Faisal Hariyadi.
Sebagai langkah awal menuju transformasi tersebut, PAM Bandarmasih diketahui telah melakukan uji coba penyediaan banyu siap minum di sejumlah fasilitas publik di Banjarmasin.
Program penyediaan banyu siap minum itu dinilai menjadi salah satu inovasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang banyu barasih wan kesehatan warga.
Namun demikian, Muhammad Faisal Hariyadi menilai upaya tersebut perlu didukung dengan peningkatan kualitas pengolahan banyu serta pembenahan jaringan distribusi agar standar banyu minum bujur-bujur terpenuhi.
Selain kualitas pengolahan, kondisi jaringan perpipaan juga menjadi perhatian karena distribusi banyu siap minum memerlukan sistem yang aman wan higienis hingga sampai ke pelanggan.
“Kami berharap dengan direksi yang baru, PAM Bandarmasih bisa terus berinovasi wan menghadirkan pelayanan yang semakin baik gasan warga,” tambahnya.
Transformasi layanan banyu siap minum ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mendukung kualitas hidup warga perkotaan sekaligus memperkuat pelayanan dasar di Banjarmasin. (HNG/JCI).
