Pemprov Kalsel Lantik Ratusan Pejabat, Gubernur Muhidin Terapkan Evaluasi Per 6 Bulan

Pemprov Kalsel Lantik Ratusan Pejabat, Gubernur Muhidin Terapkan Evaluasi Per 6 Bulan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik ratusan pejabat struktural wan fungsional di lingkungan pemerintahan provinsi, baisukan Jumat (08/05/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalsel di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muhidin wan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman dalam memperkuat efektivitas birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat eselon, administrator, pengawas hingga jabatan fungsional yang ditempatkan di berbagai sektor pemerintahan, termasuk penguatan tenaga administrasi tata usaha pada sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan pelantikan bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, tetapi menjadi momentum penting gasan meningkatkan tanggung jawab wan profesionalisme aparatur sipil negara.

H.Muhidin menekankan sabarataan pejabat yang baru dilantik akan menjalani evaluasi kinerja secara berkala saban enam bulan.

“Kalau pekerjaan dianggap kurang bagus atau kada tuntas dalam enam bulan, maka bisa dilakukan evaluasi kembali bahkan pelantikan ulang pada posisi yang lebih tepat,” tegasnya.

Menurutnya, evaluasi tersebut dilakukan gasan memastikan roda pemerintahan berjalan maksimal wan setiap pejabat bujur-bujur mampu menunjukkan kinerja terbaiknya.

Ia meminta Sekretaris Daerah wan sabarataan kepala dinas melakukan penilaian objektif terhadap kinerja bawahannya, baik yang memiliki capaian sangat baik maupun yang dinilai belum optimal.

H.Muhidin juga menyoroti pentingnya loyalitas wan integritas pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia mengingatkan agar sabarataan pejabat menjaga kesetiaan terhadap pimpinan daerah serta bekerja secara solid demi mendukung program pembangunan daerah.

“Sinergi harus terjaga, baik antara pejabat pemerintah maupun organisasi pendamping agar program pembangunan berjalan lancar,” ucapnya.

Kada hanya itu, H.Muhidin juga menyinggung pentingnya dukungan keluarga, khususnya buhan bini pejabat, dalam membantu kelancaran tugas laki sebagai aparatur pemerintah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan, Noryadi, merinci jumlah pejabat yang dilantik mencapai 167 urang pejabat struktural.

Rinciannya terdiri dari dua pejabat Eselon II yang dilantik, satu pejabat Eselon II dikukuhkan, 39 pejabat administrator atau Eselon III, serta 126 pejabat pengawas atau Eselon IV.

Selain itu, terdapat pula 25 pejabat fungsional yang dilantik dengan berbagai jenjang jabatan, mulai dari Pratama, Muda, Madya hingga Utama.

Menurut Noryadi, evaluasi enam bulanan yang diterapkan pemerintah provinsi menjadi langkah gasan memastikan sistem merit berjalan dengan baik.

“Kalau kinerjanya sangat baik, bukan kada mungkin dilakukan rotasi lebih cepat meski belum dua tahun menjabat,” ujarnya.

Ia menambahkan, wayahini masih terdapat tiga posisi Eselon II yang belum terisi, yakni di Dinas Energi wan Sumber Daya Mineral (ESDM), posisi staf ahli, serta Badan Kesatuan Bangsa wan Politik (Kesbangpol).

Pengisian jabatan tersebut masih menunggu arahan lebih lanjut matan gubernur wan kemungkinan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. (MC Kalsel/JCI).

Exit mobile version