Diskominfotik Banjarmasin Perluas Sosialisasi SP4N-LAPOR wan Call Center 112 ke Kalangan Pelajar

Diskominfotik Banjarmasin Perluas Sosialisasi SP4N-LAPOR wan Call Center 112 ke Kalangan Pelajar

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Komunikasi, Informatika wan Statistik (Diskominfotik) terus memperkuat partisipasi warga dalam pengawasan pelayanan publik. Salah satunya melalui sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR) wan layanan Call Center 112 yang wayahini menyasar kalangan pelajar.

Program bertajuk SP4N-LAPOR Goes To School menjadi strategi gasan mengenalkan budaya pelaporan sejak dini, khususnya kepada peserta didik tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Komunikasi Informasi Publik wan Kehumasan Diskominfotik Banjarmasin wan telah berjalan sejak 2021.

Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik wan Kehumasan Diskominfotik Banjarmasin, Muhammad Yamani melalui Pranata Humas Ahli Muda, Arbain, menyampaikan program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran warga, terutama generasi muda, untuk berani menyampaikan aduan secara tepat wan bertanggung jawab.

“Sejak 2021 sudah lebih dari 30 sekolah yang kami datangi, wan tahun ini ditambah tujuh sekolah lagi. Antusias peserta didik sangat tinggi, bahkan berdampak pada peningkatan jumlah laporan yang masuk melalui SP4N-LAPOR,” ujar Arbain, baisukan Selasa (28/04/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta didik kada hanya diberikan pemahaman teoritis mengenai mekanisme pengaduan, tetapi juga dilatih secara langsung untuk mengakses layanan tersebut. Mereka diajarkan cara menyampaikan laporan melalui berbagai kanal, mulai dari website resmi, SMS, hingga media sosial nangkaya Instagram.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai jenis pengaduan, mulai dari persoalan pelayanan publik, fasilitas umum, hingga infrastruktur yang dinilai belum optimal. Dengan pendekatan ini, pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Selain SP4N-LAPOR, Diskominfotik juga mengoptimalkan layanan Call Center 112 sebagai sarana pengaduan darurat yang dapat diakses secara cepat wan mudah oleh warga. Layanan ini menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan situasi darurat di Banjarmasin.

Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan berbagai kondisi darurat nangkaya kebakaran, bencana alam, kecelakaan lalu lintas, gangguan hewan liar, hingga kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) wan evakuasi urang dengan gangguan jiwa.

“Dengan Call Center 112, warga cukup melakukan panggilan telepon untuk menyampaikan laporan. Sejauh ini, laporan terbanyak berkaitan dengan gangguan hewan liar wan evakuasi ODGJ,” jelas.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang transparan, responsif, wan berbasis partisipasi warga.

Melalui edukasi yang menyasar pelajar, diharapkan kesadaran gasan menyampaikan aspirasi wan pengaduan dapat tumbuh sejak dini, sehingga tercipta budaya kontrol sosial yang konstruktif wan berkelanjutan.

Program ini sekaligus mempertegas peran warga, termasuk generasi muda, sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Banjarmasin. (EPW/JCI).

Exit mobile version