Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat layanan kesehatan dasar dengan meningkatkan kapasitas kader Posyandu sebagai garda terdepan di tengah warga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang digelar di Hotel Galaxy Banjarmasin, baisukan Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini diikuti buhan kader Posyandu matan berbagai wilayah di Banjarmasin. Mereka mendapatkan pembekalan gasan meningkatkan pemahaman wan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya gasan ibu wan anak.
Ketua Tim Penggerak Posyandu Banjarmasin, Neli Listriani, menyampaikan pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan pelayanan Posyandu yang selawas ini dinilai belum merata.
Menurutnya, Posyandu ke depan harus mampu bertransformasi menjadi pusat layanan warga yang kada hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Posyandu kada lagi sekedar tempat penimbangan balita atau pencatatan administrasi. Ke depan, Posyandu harus menjadi pusat layanan yang aktif, responsif, wan mampu menjawab kebutuhan warga secara menyeluruh,” ujarnya.
Neli Listriani menegaskan peningkatan kompetensi kader menjadi faktor kunci dalam memastikan pelayanan Posyandu berjalan optimal wan memberikan dampak gasan warga.
Ia juga menyoroti masih adanya berbagai persoalan di lapangan, nangkaya kasus gizi pada balita, keterbatasan pemahaman warga tentang pentingnya layanan kesehatan dasar, hingga rendahnya kesadaran gasan melakukan pemeriksaan secara rutin.
“Melalui pembinaan yang lebih sistematis, kader Posyandu diharapkan kada hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi warga,” tambahnya.
Selain sebagai forum peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi gasan buhan kader untuk berbagi pengalaman serta mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan, melalui penguatan kader Posyandu, kualitas layanan kesehatan dasar dapat meningkat secara bertahap. Dengan demikian, warga kada hanya datang ke Posyandu wayah mengalami masalah kesehatan, tetapi juga memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya pencegahan sejak dini.
Langkah ini menjadi bagian matan strategi jangka panjang dalam membangun warga yang sehat, mandiri, wan memiliki pemahaman yang baik terhadap pola hidup sehat. (EPW/JCI).
