Dinas Komunikasi wan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Keamanan Siber Melalui Kolaborasi dengan Politeknik Siber wan Sandi Negara

Dinas Komunikasi wan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan Perkuat Keamanan Siber Melalui Kolaborasi dengan Politeknik Siber wan Sandi Negara

Banjarbaru, Jukung.co.id – Upaya memperkuat pertahanan siber daerah terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi wan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya dengan menjalin koordinasi strategis bersama Politeknik Siber wan Sandi Negara (PSSN) di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,  baisukan Jumat (24/04/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim yang diwakili Kepala Bidang Persandian wan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar, bersama tim teknis. Rombongan disambut Direktur PSSN, Arnoldus Triono beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama yang berfokus pada penguatan sistem keamanan informasi wan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang siber.

Arnoldus Triono mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjalin kolaborasi dengan institusi pendidikan berbasis keamanan siber.

“Kerja sama ini sangat strategis, khususnya dalam pengembangan kompetensi siber security, baik melalui program magang, pertukaran pengetahuan, maupun konsultasi kepakaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah wan lembaga pendidikan nangkaya PSSN diharapkan mampu menghasilkan output nyata dalam menghadapi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks.

Rencana kerja sama mencakup sejumlah program penting, di antaranya pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa PSSN di lingkungan Diskominfo Kalsel, kegiatan berbagi pengetahuan terkait keamanan sistem elektronik, hingga penelitian bersama.

Selain itu, terdapat pula peluang pengiriman putra-putri daerah Kalimantan Selatan untuk menempuh pendidikan di bidang keamanan siber di PSSN, sebagai investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul.

Di sisi lain, Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Menurutnya, dukungan matan institusi akademik berbasis keamanan negara menjadi faktor penting dalam memastikan sistem digital pemerintahan tetap aman, andal, wan terpercaya.

“Penguatan keamanan siber kada bisa dilakukan sendiri. Diperlukan sinergi dengan lembaga yang memiliki kompetensi wan pengalaman di bidang ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pembahasan teknis kerja sama akan segera dilanjutkan melalui pertemuan lanjutan secara daring dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong transformasi digital yang aman, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi. (MC Kalsel/JCI)

Exit mobile version