Perpustakaan Sekolah “Naik Level”! 150 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi Terbaru di Banjarmasin

Perpustakaan Sekolah “Naik Level”! 150 Peserta Ikuti Bimtek Akreditasi Terbaru di Banjarmasin

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong peningkatan kualitas literasi melalui penguatan pengelolaan perpustakaan sekolah. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perpustakaan Tahun 2026 yang diinisiasi Dinas Perpustakaan wan Kearsipan (Dispersip).

Kegiatan yang mengusung tema “Memahami Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah: Strategi Sukses dan Implementasi Nyata” digelar di Hotel Rattan Inn Jalan A.Yani Paal 5,5 Banjarmasin, baisukan Rabu (08/04/2026).

Bimtek dibuka Wali Kota Banjarmasin yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan wan Kesejahteraan Rakyat Setda Banjarmasin, Lukman Fadlun, didampingi Kepala Dispersip Banjarmasin, Ikhsan Alhak.

Sebanyak 150 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini, yang terdiri dari pustakawan wan pengelola perpustakaan tingkat SD wan SMP, termasuk perwakilan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Lukman Fadlun menyampaikan apresiasi atas komitmen Dispersip dalam meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah sebagai pusat pembelajaran.

Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis kada hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai penggerak budaya literasi di lingkungan pendidikan.

“Perpustakaan sekolah harus menjadi pusat sumber belajar yang aktif. Namun, pemahaman terhadap instrumen akreditasi terbaru masih perlu diperkuat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan terbitnya kebijakan baru matan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 187 Tahun 2025, pengelola perpustakaan dituntut untuk memahami sistem akreditasi secara lebih komprehensif.

Penilaian akreditasi wayahini kada hanya menitikberatkan pada kelengkapan fisik, tetapi jua mencakup aspek pemanfaatan perpustakaan, tata kelola, pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi wan digitalisasi.

“Perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan instrumen akreditasi terbaru telah disederhanakan menjadi enam komponen utama, yaitu koleksi, sarana wan prasarana, pelayanan, tenaga, pengelolaan, serta komponen penguat.

Kepala Dispersip Banjarmasin, Ikhsan Alhak, menegaskan kegiatan Bimtek ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan saban tahun sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perpustakaan.

“Kami ingin memastikan pengelola perpustakaan memahami instrumen akreditasi terbaru secara menyeluruh, sehingga dapat diterapkan dalam pengelolaan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, akreditasi perpustakaan menjadi indikator penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta kepercayaan warga terhadap institusi sekolah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap perpustakaan sekolah dapat berkembang menjadi ruang belajar yang lebih modern, profesional, serta mampu mendorong peningkatan minat baca wan kualitas pendidikan.

Bimtek ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem literasi yang kuat wan berkelanjutan di Kota Seribu Sungai. (EPW/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *