Baru Direhab, Plafon Sekolah di Banjarmasin Ambruk! Guru Khawatir Bangunan Lain Ikut Runtuh

Baru Direhab, Plafon Sekolah di Banjarmasin Ambruk! Guru Khawatir Bangunan Lain Ikut Runtuh

Banjarmasin, Jukung.co.id – Insiden ambruknya plafon terjadi di ruang Kepala SD Negeri Telaga Biru 9 Banjarmasin, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Gang Sidomulyo, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada baisukan Selasa (31/03/2026).

Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah sekitar pukul 06.00 WITA wayah hendak membuka ruangan nangkaya biasa. Wayah itu, plafon ruang kepala sekolah sudah dalam kondisi ambruk.

Salah saurang guru, Ida, mengungkapkan kejadian tersebut cukup mengejutkan karena bangunan tersebut baru saja selesai direhabilitasi beberapa bulan lalu.

“Pertama kali yang melihat adalah penjaga sekolah. Wayah membuka ruangan, plafon ruang kepala sekolah sudah dalam kondisi ambruk,” ujarnya wayah ditakuni, baisukan Rabu (01/04/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kejadian sebenarnya sudah ada tanda-tanda kerusakan. Sehari sebelumnya, plafon terlihat bergelombang wan terdengar bunyi matan bagian atap yang mengindikasikan potensi keruntuhan.

Menurutnya, pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pendidikan Banjarmasin. Namun, respons awal yang diterima wayah itu hanya berupa arahan gasan melakukan perbaikan secara mandiri.

“Sehari sebelumnya sudah terlihat bergelombang wan ada bunyi matan atas. Kami sudah melapor, tapi wayah itu hanya diminta diperbaiki sendiri,” terangnya.

Bangunan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan bagian dari proyek rehabilitasi yang dilaksanakan pada Oktober 2025. Sabarataan ruangan di sekolah, termasuk ruang kelas, ruang guru, wan ruang kepala sekolah, mendapatkan perbaikan dalam satu waktu.

Hal ini membuat pihak sekolah kada menyangka akan terjadi kerusakan dalam waktu yang relatif singkat, bahkan belum genap satahun sejak pekerjaan selesai dilakukan.

“Kami kaget, karena belum lawas direhab. Hanyar sekitar beberapa bulan, tapi sudah terjadi nangkaya ini,” tambahnya.

Setelah kejadian, pihak sekolah kembali melaporkan insiden tersebut kepada dinas terkait. Tim sarana wan prasarana matan Dinas Pendidikan Banjarmasin d telah turun langsung ke lokasi melakukan peninjauan.

Perbaikan terhadap bagian plafon yang ambruk pun direncanakan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Meski demikian, kekhawatiran masih dirasakan oleh pihak sekolah, terutama terkait kondisi bangunan lain yang juga direhabilitasi dalam waktu bersamaan.

Pihak sekolah menilai, jika satu bagian mengalami kerusakan, maka potensi kerusakan serupa di ruangan lain perlu diwaspadai demi keselamatan guru wan peserta didik.

“Kami khawatir kalau ada bagian lain yang ikut ambruk, karena semua ruangan direhab bersamaan. Keselamatan guru wan peserta didik tentu jadi prioritas,” tutupnya.

Insiden ini menjadi perhatian serius, mengingat bangunan sekolah merupakan fasilitas publik yang digunakan saban hari oleh tenaga pendidik wan peserta didik. Diharapkan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan rehabilitasi dapat segera dilakukan gasan mencegah kejadian serupa terulang. (EPW/JCI).

Exit mobile version