Iwak Haruan & Patin Kalsel Unjuk Gigi di TMII! Dorong Ekonomi Warga Tembus Pasar Nasional

Iwak Haruan & Patin Kalsel Unjuk Gigi di TMII! Dorong Ekonomi Warga Tembus Pasar Nasional

Jakarta, Jukung.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mempromosikan aneka kuliner berbahan dasar iwak khas daerah di Anjungan Kalimantan Selatan, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, baisukan Sabtu (14/02/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar produk lokal berbasis perikanan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Beragam olahan iwak dipamerkan dan diperkenalkan kepada pengunjung, mulai dari produk tradisional hingga inovasi kuliner modern bernilai tambah.

Ketua TP PKK Banjarmasin, Neli Listriani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, promosi kuliner tidak boleh berhenti pada aspek seremoni semata, tetapi harus memberi dampak bagi kesejahteraan warga.

“Kami ingin kuliner iwak khas daerah tidak hanya dikenal luas, tetapi juga menjadi sumber penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Neli Listriani, Banjarmasin memiliki potensi besar di sektor perikanan. Komoditas seperti iwak haruan dan patin menjadi andalan yang bisa diolah menjadi berbagai produk unggulan, mulai dari makanan siap saji, camilan, hingga produk kemasan yang tahan lawas.

“Mengingat Banjarmasin kaya akan iwak seperti iwak haruan, patin, dan lain-lain,” tambahnya.

Ia menilai, pengolahan hasil perikanan harus terus didorong agar memiliki daya saing di pasar nasional. Inovasi dalam kemasan, standar higienitas, serta pemasaran digital menjadi faktor penting untuk memperluas jangkauan konsumen.

Promosi kuliner ini juga menjadi ajang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta pemangku kepentingan di tingkat nasional. Sinergi tersebut dinilai sebagai kunci dalam membangun ekosistem usaha berbasis potensi lokal.

Pemerintah daerah, lanjut Neli Listriani, terus mendorong pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha agar produk olahan iwak memiliki kualitas yang konsisten serta mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kita ingin produk lokal tidak hanya kuat di daerah sendiri, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

Kegiatan promosi ini turut dihadiri istri Menteri UMKM, istri Menteri Lingkungan Hidup, serta istri Menteri Kelautan dan Perikanan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal dan pemberdayaan UMKM.

Anjungan Kalimantan Selatan di TMII pun menjadi etalase penting dalam memperkenalkan identitas kuliner Banua kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mempromosikan produk unggulan daerah. Tidak hanya memperkenalkan cita rasa khas, tetapi juga membangun citra Kalimantan Selatan sebagai salah satu pusat produk olahan ikan unggulan nasional.

Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang pasar baru, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan secara berkelanjutan. (EPW/JCI).

Exit mobile version