Haul ke-6 Guru Zuhdi Diperkirakan Lebih Padat, Panitia Siapkan 10 Zona Pelayanan

Haul ke-6 Guru Zuhdi Diperkirakan Lebih Padat, Panitia Siapkan 10 Zona Pelayanan

Banjarmasin, Jukung.co.id – Pelaksanaan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor (Guru Zuhdi) yang akan digelar pada 14 Februari 2026 atau bertepatan dengan malam 27 Sya’ban, diprediksi kembali menyedot jutaan jamaah. Untuk memastikan kelancaran kegiatan religi berskala besar ini, panitia menyatakan kesiapan di lapangan telah memasuki tahap akhir.

Ketua Pelaksana Haul ke-6 Guru Zuhdi, Muhammad Nida Uddin mengungkapkan hingga awal Januari 2026, progres persiapan telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen. Berbagai sektor utama yang menunjang kenyamanan jamaah menjadi fokus utama panitia.

Mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan kantong parkir, penerangan area, layanan kesehatan, hingga konsumsi bagi jamaah telah dipersiapkan secara menyeluruh. Seluruh langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Pemerintah Kota Banjarmasin dan instansi terkait.

“Untuk tahap awal sudah sekitar 60 persen. Sekarang hampir seluruh aspek penting sudah kami siapkan dengan baik. Insyaallah secara keseluruhan sudah mencapai 80 sampai 90 persen,” ujar Muhammad Nida Uddin usai rapat koordinasi bersama Pemko Banjarmasin, baisukan Jumat (09/01/2026).

Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap haul Guru Zuhdi membuat panitia memperkirakan jumlah jamaah tahun ini akan melampaui capaian sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Kominfo Banjarmasin, pelaksanaan haul tahun lalu tercatat dihadiri sekitar 1 juta jamaah, dihitung melalui pemantauan jaringan sinyal telekomunikasi.

“Kalau melihat data tahun lalu, jumlahnya sekitar satu juta jamaah. Tahun ini kemungkinan bisa lebih banyak,” jelasnya.

Mengantisipasi kepadatan tersebut, panitia menerapkan strategi zonasi di sekitar lokasi haul. Total 10 zona pengamanan dan pelayanan disiapkan untuk memecah konsentrasi massa dan mempercepat respons jika terjadi situasi darurat.

Muhammad Nida Uddin merinci, sembilan zona berada di wilayah darat, sementara satu zona khusus disiapkan untuk jalur banyu, mengingat sebagian jamaah menggunakan transportasi sungai.

“Total ada 10 zona, sembilan di darat dan satu di banyu. Posko-posko ini akan tersebar di berbagai titik strategis,” tegasnya.

Selain pengaturan zona, panitia juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI, dan Dinas Kesehatan, baik di tingkat kota maupun provinsi. Seluruh unsur tersebut dilibatkan untuk memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta kesiapan layanan kesehatan selawas kegiatan berlangsung.

Panitia berharap dukungan seluruh pihak dan kesadaran jamaah dalam mematuhi arahan petugas dapat menjadikan Haul ke-6 Guru Zuhdi berjalan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. (MNU/JCI).

Exit mobile version