Banjarmasin, Jukung.co.id – Ratusan Ustadz dan Asatidz yang tergabung dalam Pondok Pesantren Intan Ilmu Barito Kuala serta KB-TK Imam Syafi’i dan SDITQ Imam Syafi’i Banjarmasin menerima bantuan rutin dari Yayasan Mahatir Mohammad Zain. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik Islam.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam kegiatan silaturahmi dan berbagi bertajuk “Merajut Ukhuwah, Menebar Keberkahan”, yang digelar di Kawai Koffie, Jalan Adhyaksa, Banjarmasin Utara, seusai Sholat Jumat (02/01/2025).
Kegiatan ini dihadiri Ketua Dewan Pembina Yayasan Mahatir Mohammad Zain H. Muhammad Zain, Ketua Yayasan Mahatir Mohammad Zain Muhammad Zainal Fahmi, Kepala Divisi Pendidikan Pesantren Intan Ilmu Ustadz Arif Usman Anugraha, B.A., Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Umm Banjarmasin Ust. Dr. Syadam Husein Alkatiri, M.A., serta keluarga para Ustadz dan Asatidz penerima bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Umm Banjarmasin, Ust. Dr. Syadam Husein Alkatiri, M.A., menyerahkan plakat apresiasi kepada Yayasan Mahatir Mohammad Zain. Plakat tersebut diterima langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Mahatir Mohammad Zain, H. Muhammad Zain, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kepedulian yayasan terhadap dunia pendidikan Islam.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan kepada H. Muhammad Zain beserta keluarga, serta menjadikan apa yang beliau lakukan sebagai amal jariyah dan pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima dan keluarga, serta menjadi motivasi tambahan bagi para Ustadz dan Asatidz dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan dan tarbiyah Islam.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada H. Muhammad Zain beserta jajaran Yayasan Mahatir Mohammad Zain yang telah berupaya memperkuat perjuangan dakwah dan pendidikan Islam,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan doa agar bantuan yang diberikan membawa manfaat, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi umat Islam secara umum, sekaligus mempererat tali ukhuwah antarlembaga dan pendidik.
“Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh para guru dan SDM di lembaga pendidikan, tetapi juga oleh para peserta didik dan kaum muslimin yang mendapatkan pendidikan dan tarbiyah dari para pendidik ini,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pemicu keberkahan bagi H. Muhammad Zain beserta keluarga, jajaran Yayasan Mahatir Mohammad Zain, serta seluruh tenaga pendidik yang terlibat.
“Kami sangat merasakan manfaat dari bantuan ini, khususnya bagi para Ustadz dan Asatidz. Perhatian terhadap kesejahteraan guru sangat penting dalam mendukung keberlangsungan dan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pendidik dalam menjalankan amanah mencerdaskan generasi bangsa, sekaligus mendoakan agar Yayasan Mahatir Mohammad Zain terus diberi keberkahan dalam setiap langkah kebaikannya.
Selain penyaluran bantuan, Yayasan Mahatir Mohammad Zain juga menyediakan jamuan makan untuk para peserta. Sebanyak 400 porsi hidangan disajikan, terdiri dari gulai kambing, ayam, dan hintalu masak habang, dilengkapi 1.100 tusuk sate, 100 porsi menu dari Kawai Koffie, serta 300 buah durian yang didatangkan dari Samba, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas, tidak hanya bagi tenaga pendidik, tetapi juga bagi dunia pendidikan Islam dan umat Muslim secara keseluruhan. (HNG/JCI).
