Banjarmasin, Jukung.co.id – Kepedulian terhadap penguatan nilai keagamaan dan pendidikan umat kembali ditunjukkan oleh H. Muhammad Zain. Melalui Yayasan Mahatir Mohammad Zain, ia menyalurkan bantuan tahap awal untuk pembangunan Rumah Tahfiz Al-Qur’an dan pengembangan Masjid Hasanuddin Majedi, usai pelaksanaan Salat Zuhur, Rabu (24/12/2025).
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta jamaah. Kegiatan juga dirangkai dengan syukuran sederhana dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kepedulian yang luar biasa ini. Bantuan ini akan kami kelola dengan penuh tanggung jawab, demi menjaga dan mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak dan berilmu,” ujarnya.
Ia menegaskan,bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi amanah besar dalam membina generasi Qurani ke depan.
“Doakan kami agar dapat mengelola amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bantuan ini menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga dan membina generasi penghafal Al-Qur’an. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Mahatir Mohammad Zain atas kepedulian dan kepercayaannya,” ucapnya.
“Segala yang kami lakukan ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT dan kepedulian dari Bapak Haji Muhammad Zain selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan sekaligus Presiden Direktur Global Group. Kami berharap bantuan ini memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan,Masjid Hasanuddin Majedi memiliki nilai historis bagi yayasan, sehingga pengembangannya menjadi bagian dari komitmen jangka panjang.
“Bantuan tahap kedua sebesar Rp2 miliar direncanakan akan disalurkan pada Agustus 2026. Nantinya, masjid akan dilengkapi fasilitas pendukung, termasuk lift di sisi kiri dan kanan bangunan,” jelasnya.
Melalui program ini, Yayasan Mahatir Mohammad Zain berharap keberadaan rumah tahfiz dan masjid dapat menjadi pusat pembinaan keislaman, pendidikan karakter, serta wadah penguatan spiritual masyarakat di Banjarmasin dan sekitarnya. (GTA/JCI).
