Religi  

Ratusan Calon Jamaah Haji Banjarmasin Jalani Tes Kebugaran Jelang Ibadah Haji 2026

Ratusan Calon Jamaah Haji Banjarmasin Jalani Tes Kebugaran Jelang Ibadah Haji 2026

Banjarmasin, Jukung.co.id – Ratusan calon jamaah haji asal Banjarmasin kembali mengikuti tes kebugaran yang digelar Dinas Kesehatan Banjarmasin. Kegiatan ini berlangsung selawas empat hari, mulai 10 hingga 13 Desember 2025, sebagai lanjutan dari rangkaian pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan sebelumnya.

Tes kebugaran ini menjadi salah satu syarat wajib bagi calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 Hijriah atau tahun 2026. Pemeriksaan bertujuan memastikan kesiapan fisik jamaah agar mampu menjalani rangkaian ibadah haji yang membutuhkan kondisi tubuh prima.

Sejumlah tahapan pemeriksaan dijalani para calon jamaah haji, di antaranya pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, pemeriksaan jantung, pengukuran tinggi dan berat badan, hingga senam kesehatan bersama. Selain itu, peserta juga mengikuti lari dan jalan santai sejauh 1,6 Paal mengelilingi kawasan halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Ketua Kelompok Kerja Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Umi Kalsum, mengatakan pada tahap awal, tes kebugaran dilaksanakan selawas tiga hari dan diikuti hampir 500 calon jamaah haji.

“Pelaksanaan tahap pertama ini sudah hampir 500 peserta yang mengikuti tes kebugaran. Namun pelayanan tetap kami buka hingga mencapai target sekitar 600 calon jamaah haji,” ujar Umi Kalsum, kamarian Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, hasil sementara menunjukkan jumlah calon jamaah haji dengan penyakit bawaan, seperti gangguan jantung dan tekanan darah tinggi, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini dinilai sebagai perkembangan positif dalam kesiapan kesehatan jamaah.Dalam pelaksanaan tes kebugaran, peserta dibedakan berdasarkan warna nomor dada yang dikenakan. Nomor dada berwarna hijau dan biru menandakan calon jamaah haji dinyatakan sehat dan layak melanjutkan tahapan pemeriksaan. Sementara nomor dada berwarna habang menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.

“Bagi peserta dengan nomor dada habang, artinya ditemukan gangguan kesehatan saat pemeriksaan. Mereka akan mendapatkan pendampingan dan pemantauan lebih lanjut agar kondisi kesehatannya tetap terkontrol,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah calon jamaah haji mengaku menyambut baik pelaksanaan tes kebugaran tersebut. Khairil dan Rosi, dua di antara peserta tes, menilai kegiatan ini sangat membantu jamaah untuk mempersiapkan diri secara fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Mereka juga berharap, melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran ini, calon jamaah haji dapat sekaligus memahami serta mempraktikkan kesiapan fisik yang dibutuhkan dalam menjalankan ibadah haji nantinya.

Dinas Kesehatan Banjarmasin mengimbau seluruh calon jamaah haji agar mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan dengan tertib serta menjaga pola hidup sehat sejak dini, demi kelancaran dan keselamatan selama pelaksanaan ibadah haji. (EPW/JCI).

Exit mobile version