Kotabaru, Jukung.co.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Gedambaan, Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Selasa (02/12/2025). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Armada Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025, sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Kegiatan pembersihan pantai ini dipimpin Pjs Palaksa Lanal Kotabaru, Kapten Laut (P) Mesdi Dabukke, yang mewakili Komandan Lanal Kotabaru, Letkol Laut (P) M. Harun Al Rasyid, S.T., M.Tr.Opsla.
Kapten Laut (P) Mesdi Dabukke menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan pantai dan lingkungan pesisir secara umum.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian pantai dari pencemaran ratik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Aksi bersih-bersih ini diikuti personel TNI/Polri, jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru, pelajar, serta masyarakat sekitar Pantai Gedambaan. Para peserta tampak antusias memungut sampah di sepanjang garis pantai, membersihkan ratik plastik, botol, dan sisa-sisa ratik lainnya yang dapat mencemari laut.
Selain menjadi wujud kepedulian lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata di daerah tersebut. Pantai Gedambaan dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kotabaru, sehingga menjaga kebersihan dan keasriannya menjadi penting untuk kenyamanan pengunjung.
“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan pantai, tapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan pesisir. Kami berharap langkah kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan,” tambahnya..
Kegiatan bersih-bersih Pantai Gedambaan ini sekaligus menjadi simbol sinergi dan kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga alam dan meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap pencemaran. (Rilis/JCI).
