Kalsel Mantapkan Transformasi Kesehatan: Gubernur Muhidin Tegaskan Komitmen Layanan Merata di Musrenbangkesda 2025

Kalsel Mantapkan Transformasi Kesehatan: Gubernur Muhidin Tegaskan Komitmen Layanan Merata di Musrenbangkesda 2025

Banjarmasin, Jukung.co.id — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan kembali komitmennya dalam membangun sektor kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan melalui Musyawarah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Daerah (Musrenbangkesda) Tahun 2025. Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk menyelaraskan arah pembangunan kesehatan sekaligus mengakselerasi transformasi layanan di seluruh wilayah Banua.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam arahannya menyatakan kesehatan merupakan elemen kunci dalam pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya kualitas kesehatan masyarakat sebagai fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Kesehatan adalah fondasi dari kemajuan Banua. Tanpa masyarakat yang sehat, semua cita-cita besar pembangunan akan sulit tercapai,” ujarnya dalam sambutannya di Banjarmasin, Selasa (11/11/2025).

Ia juga mengutip sebuah ungkapan yang menjadi pedoman pribadinya. “Kesehatan memang bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan, segalanya menjadi tidak berarti. Ungkapan ini sederhana namun mengandung makna yang sangat dalam,” tambahnya.

Musrenbangkesda 2025 ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda Transformasi Kesehatan Nasional, yang berlandaskan enam pilar utama. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk menjalankan transformasi tersebut secara konsisten, sejalan dengan RPJMD serta Renstra Dinas Kesehatan 2025–2029. Gubernur H.Muhidin berharap forum ini memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, tema kegiatan, “Harmoni Banua dalam Pembangunan Kesehatan yang Merata dan Berkelanjutan,” mencerminkan tujuan besar yang hanya dapat dicapai melalui kerja bersama.

“Harmoni berarti seluruh unsur  pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan bergerak seirama, saling menguatkan, dan bekerja dengan satu irama tujuan,” jelasnya.

Ia menekankan pembangunan kesehatan bukan hanya sekadar indikator dan laporan, melainkan dampak nyata yang dirasakan setiap warga. “Ini tentang setiap anak yang tumbuh sehat, setiap ibu yang melahirkan dengan selamat, dan setiap warga dari hulu sungai hingga pesisir yang mendapat hak hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, acara juga dirangkai dengan Peresmian Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, yang kini resmi ditetapkan sebagai Laboratorium Rujukan Skrining Bayi Baru Lahir untuk seluruh kabupaten/kota. Penetapan ini mengacu pada SK Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas No. HK.02.02/B2876/2025.

Menurut Gubernur, penunjukan laboratorium tersebut menunjukkan kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan infrastruktur dan kualitas sumber daya kesehatan di Kalsel. Ia berharap fasilitas ini dapat memperkuat deteksi dini kesehatan bayi, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Dalam sambutannya, H.Muhidin juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah, mulai dari stunting, pengendalian penyakit menular, hingga pemerataan layanan kesehatan di wilayah pelosok. Meski demikian, ia optimistis seluruh tantangan tersebut dapat diatasi dengan kolaborasi yang solid.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Upaya menurunkan angka stunting, mengendalikan penyakit, hingga memperkuat layanan kesehatan terus kita lakukan. Namun kita juga menyadari masih ada tantangan seperti pemenuhan tenaga medis, kesenjangan akses di wilayah terpencil, dan peningkatan literasi kesehatan,” ungkapnya.

Musrenbangkesda 2025 turut diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan. Penandatanganan ini menegaskan tekad seluruh pihak untuk mewujudkan masyarakat Banua yang sehat, kuat, dan berdaya sebagai fondasi menuju Kalimantan Selatan yang berkah, maju, dan sejahtera. (MC Kalsel/JCI).

Exit mobile version