Banjarmasin, Jukung.co.id — Suasana kolam pemancingan Assalam di Jalan Pulau Laut, Kecamatan Banjarmasin Tengah, mendadak riuh sejak akhir pekan lalu. Sebanyak 186 peserta dari berbagai kalangan ikut meramaikan Lomba Mancing Ceria 2025 “Banjarmasin Maju Sejahtera”, yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin.
Ajang tahunan ini berlangsung dalam beberapa tahap, yakni penyisihan pada 8, 9, 15, dan 16 November, dilanjutkan babak semifinal pada 22–23 November, dan puncaknya final pada 30 November 2025 mendatang.
“Kegiatan ini adalah sinergi antara Pemerintah Kota dan masyarakat. Selain menyalurkan hobi, lomba mancing ini juga untuk mengajak masyarakat lebih gemar makan iwak. Karena di dalam iwak terkandung omega-3 yang sangat baik bagi pertumbuhan dan kecerdasan, terutama untuk anak-anak,” ujarnya usai membuka lomba, baisukan Sabtu (08/11/2025).
Untuk memeriahkan suasana, panitia menebar sekitar 1,4 ton iwak bawal ke dalam kolam lomba, agar setiap peserta memiliki peluang besar mendapatkan hasil tangkapan terbaik. “Insya Allah kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga Banjarmasin,” tambahnya.
“Lomba ini diikuti berbagai kalangan mulai dari komunitas pemancing, pegawai, hingga masyarakat umum. Kami ingin wadah ini menjadi ajang rekreasi sekaligus kebersamaan,” ujarnya.
Adapun format lomba terdiri dari empat kali sesi penyisihan, dua kali semifinal, dan satu babak final. Para peserta akan bersaing dalam dua kategori utama, yakni iwak terberat per ekor dan total hasil tangkapan terberat.
Hadiah yang disiapkan pun tidak kalah menarik. Peserta berpeluang membawa pulang satu unit motor Yamaha Mio 125, dua kulkas Aqua (satu dan dua pintu), dua mesin cuci Maspion, mesin cuci Propan, serta trophy penghargaan bagi para juara.
“Iwak yang kami gunakan dibeli langsung dari pelaku usaha iwak keramba di sekitar Banjarmasin,” jelasnya, menandakan lomba ini juga ikut mendukung ekonomi pelaku perikanan lokal.
“Rata-rata warga Banjarmasin hobi mancing. Dengan kegiatan seperti ini, hobi jadi terarah dan bisa menambah teman. Kalau di kolam, kita bisa mancing sambil tetap dekat dengan keluarga,” ujarnya sambil tersenyum.
Cacan mengatakan, ia sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari, mulai dari alat pancing, jenis umpan, hingga strategi untuk mendapatkan iwak dengan berat maksimal. “Setiap pemancing pasti ingin hasil terbaik dan berharap bisa jadi juara,” ucapnya penuh semangat.
Lomba Mancing Ceria 2025 ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi warga, tetapi juga simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya sehat, produktif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, DKP3 Banjarmasin berharap semangat “Gemar Makan Iwak” terus tumbuh, seiring dengan semangat Banjarmasin menuju kota maju dan sejahtera. (HNG/JCI)
