Banjarmasin, Jukung.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi memiliki dua Kepala Dinas definitif di jajaran Jabatan Tinggi Pratama. Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin akhirnya dilantik secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, kamarian Senin (03/11/2025).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Hj. Ananda, Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Wali Kota Muhammad Yamin menegaskan pentingnya percepatan kinerja pasca pelantikan agar seluruh program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan pariwisata, dapat berjalan optimal sesuai dengan arah kebijakan pemerintah kota.
“Saya berharap kepala SKPD yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja yang ada, serta langsung bergerak melaksanakan program-program yang telah disusun. Bidang pendidikan dan pariwisata menjadi sektor penting yang mendukung visi kami bersama Wakil Wali Kota, Hj. Ananda, untuk menjadikan Banjarmasin sebagai kota yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penyegaran di tubuh Pemerintah Kota Banjarmasin guna memperkuat pelaksanaan program strategis lintas sektor, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami akan memantapkan sistem pembelajaran yang lebih optimal dan kreatif, baik bagi guru maupun peserta didik. Selain itu, pembenahan infrastruktur pendidikan, terutama di sekolah-sekolah dengan kerusakan berat di jenjang SD dan SMP, akan menjadi prioritas kami,” jelasnya.
Ryan Utama menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan di Banjarmasin harus dimulai dari pembenahan dasar yang konkret, mulai dari ketersediaan ruang belajar yang layak, hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
“Kami akan langsung bergerak cepat, terutama dalam penataan kawasan wisata unggulan. Salah satu fokus awal kami adalah penataan pedagang kaki lima di kawasan Siring Menara Pandang Piere Tendean, agar kawasan tersebut lebih tertata, nyaman, dan menarik bagi wisatawan,” ucapnya..
Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam menopang ekonomi kreatif dan citra Kota Banjarmasin sebagai destinasi wisata sungai yang unik di Indonesia.
